Friday, 28 July 2017

Penistaan dan perbedaan agama (untuk direnungkan)


Harusnya sesama umat beragama itu bertoleransi. Agama adalah jembatan atau kendaraan manusia untuk mencapai Tuhannya.

Contoh Ibarat kita mau kesuatu tempat aja, ada berbagai macam cara. Mulai dari naik ojek (ojek sekarang aja ada 4 macem mulai dari grab uber gojek sampai ojek pangkalan).. tapi semua pengguna percaya kan kalau naik ojek apapun mereka bisa sampai ketujuannya.

Namun beda lagi jika tujuannya dari Jakarta pingin ke surabaya. Pasti kalian belum tentu percaya bisa sampai dengan selamat jika perginya cuma naik ojek..(jauh kali & bakal pegel)

Kita mungkin akan lebih percaya jika kendaraan yang kita gunakan untuk jarak jauh adalah kreta atau pesawat. Tapi ingat, ada loh anak motor yang sering turing cari angin bisa nyampe ke surabaya bahkan malang bali dan daerah yg lebih jauh lagi cuma dengan motor yang dimilikinya.

So kita gak perlu ngejudge orang yg punya tujuan sama hanya karena kendaraannya gak sama dengan kita.

Apa lagi soal agama, tujuan Agama apapun kayaknya hampir sama yaitu mencari kebaikan dan menggapai Tuhannya.

Imani saja apa yang kita yakini tanpa harus mengusik keimanan orang lain.
Apalagi jika keimanan yang kita dapat hari ini, hanya berasal dari keturunan (karena orang tua menganut agama tsb). Bukan diri sendiri yg mencari, hingga akhirnya memilih dan memutuskan menganut agama apa.

Jika kalian masih suka berdebat soal agama, coba pikir bagaimana perasaan manusia purba? Karena waktu itu mereka cuma menyembah pohon dan batu berundak-undak (belum ada agama seperti sekarang)

Ingat Tuhan itu menciptakan apa saja termasuk perbedaan agama dan ilmu yg dimiliki manusia penuh keterbatasan.

Jadi jika kita menghina perbedaan agama. Sama saja kita menghina sesuatu yang telah di ciptakan Tuhan.

Monday, 10 July 2017

28 tahun!

bersama @timo_wp @aldouz @edjozeph at The Westin Jakarta
Waktu gak kerasa tau-tau udah umur 28 aja 😊😁 Kalau di flashback resolusi di tahun-tahun sebelumnya udah banyak yang terwujud, dan setelah terwujud ternyata rasanya begitu doang memang.

Kadang yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan..Jadi resolusi tahun ini simple aja "Harus lebih pandai bersyukur karena nikmat yg kita miliki belum tentu sama dengan orang lain, meskipun lebih besar atau lebih kecil.

Contoh lebih milih dapet uang 110rb tapi harus bayar parkir 100rb atau dapet 100rb bs dibeliin mcd/kfc yg masih dapet kembalian 10rb?

Kalo dipikir mending 100rb bs kenyang kan?? Apalagi jika kondisinya lg nunggu pesawat delay di bandara.

Tapi sayangnya setelah makan saya jd kekenyangan, efeknya ngantuk, ketiduran dan ketinggalan pesawat seharga 1.1 jt.

Jadi, buat saya harta dan popularitas itu belum tentu rezeki bisa aja cobaan. Justru yang tidak memiliki apa-apa, mereka tenang-tenang aja dan lebih bahagia.

29.06.2017

Masih nge-Blog gak sih?




Kalau ditanya masih nge blog gak? Sebagai blogger, mungkin malu banget kali yah! Karena, udah gak nulis blog kira-kira 9 bulan. Ya ampun, kemana aja? Ada sih..! tapi ya itu males banget buat nulis di blog sendiri.

Jadi seorang blogger, sebenarnya menyenangkan karena bisa sharing apa aja dengan orang lain melalui tulisan, foto, gambar dan video.

Masih ingat pertama kali buat postingan di blog itu tahun 2008, jadi umur blog ini sudah hampir 9 tahun.

Awal buat blog ini sebagai catatan pribadi saja, dari pengalaman sehari-hari. Bukan untuk komersil, atau blog tematik yang kebanyakan seperti sekarang.

Apakah blog sudah gak musim? 
Jika ditanya, seperti itu jawabannya bisa ya bisa tidak. Jika melihat kebelakang tahun 2008, dimana banyak komunitas blogger dari berbagai daerah saling berbagi ceritanya. Bahkan ada ajang yang namanya "Pesta Blogger", kemudian diganti ON OFF ID, dan kemudian sudah hilang ditelan bumi.

Saat ini, kebanyakan blogger tematik seperti food, travel, kecantikan dan ya itu dia, ujung-ujungnya sudah banyak yang terlalu komersil.

Sebenarnya tidak ada yang salah, tetapi ketika banyak yang terlalu komersil dan hard selling itu dia. Hari gini orang udah bukan zamannya kali digiring untuk membaca dan mengklik jebakan-jebakan batman (link iklan), atau pembaca disuguhkan hal-hal yang terlalu keliatan promosi.

Jika kalian terlalu jualan, apa bedanya tulisan para blogger dengan email blast dari merchant-merchant online atau perusahaan yang selalu melakukan kegiatan promosi dalam bentuk artikel melalui email?

Jadi menurut saya seorang blogger itu harus memberikan konten experience, sebuah content berisi pengalaman dari sudut pandang pengguna atau pelaku. Sehingga konten kita menjadi lebih  menarik dan mungkin tidak ditemukan bagi mereka yang hanya membaca media-media mainstream.


Apakah menulis blog harus nunggu mood ?
Kalau saya pribadi sih, YA.

Karena blog yang saya buat adalah blog pribadi untuk diri sendiri dan mengisi waktu luang. Jadi yah harus dibuat sepenuh hati dan bisanya itu harus nunggu mood.

Tapi tenang aja! Sesuatu yang dibuat dari hati dampaknya sih sangat kerasa. Misalnya, ketika tulisan kita bermanfaat, bahkan berdampak baik bagi para pembaca. Rasanya bisa seneng banget!


Apakah perlu bisa menulis atau suka membaca?
Untuk menjadi seorang blogger, kamu gak harus bisa nulis seeperti pujangga, sastrawan atau seorang jurnalis.

Untuk menjadi seorang blogger kamu juga gak harus menjadi kutu buku.

Cukup memiliki hobi atau sesuatu yang kamu sukai serta keinginan untuk membagikannya dengan orang lain.

Namun, jika kamu rajin membaca itu membuatnya  lebih mudah dan jika kamu bisa menulis itu akan menjadikan blog kamu lebih enak dibaca.

Tenang...! Semua itu ada prosesnya, semua pasti ada trial & error.

Pokoknya yang terpenting kalian sudah berani mencoba dan  terus berbagi pengalaman kalian dalam bentuk tulisan maupun konten visual (foto, video)

Sederhankan saja isi tulisan, tulisan dibuat bukan untuk menyulitkan pembaca tapi mempermudah mereka memahami hal-hal yang sulit.

Sederhanakan saja isi tulisan, seperti sesederhana kita ketika berbicara atau berkomunikasi dengan orang lain.

Luangkan waktu
Ini yang amat penting, semua bisa kalian kerjakan jika mau meluangkan waktu. Maka dedikasikanlah waktu khusus untuk membuat konten blog.

Coba lakukan di tempat yang tenang seperti di kamar, di ruang belajar, atau jika mau ditempat yang ramai, kerjakanlah di coffee shop, cafe atau restoran seorang diri.

Kenapa harus seorang diri? karena jika dikeramaian kamu seorang diri, dan tidak ada satu pun yang mengenali. Kamu akan lebih fokus untuk kelihatan sok sibuk.

Beda jika kamu ke cafenya sama teman-teman terdekat, pasti akan ada bahan obrolan hingga gosip ngomongin orang hahaha.. :)

Yuk nge-blog lagi...!