Sunday, 13 July 2014

Pilpres 2014 Sayangnya Saya Masih Tetap Golput!



5 tahun gak kerasa sudah Pemilu Pilpres lagi di 2014, 9 Juli kemarin. Jika 5 tahun lalu nyontreng, sekarang nyoblos! pada pemilihan presiden tahun ini saya GOLPUT  kembali (tapi pemilihan caleg enggak). Alasan saya golput dalam pemilihan presiden mungkin banyak sekali alasan. Diantaranya.

1. Seperti gak ada pilihan
Tahun ini capres dan cawapresnya adalah Prabowo-Hatta dan Jokowi-Jusuf Kala. Mernurut saya pribadi kedua calon sama-sama baik, bagus, berwawasan, berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Akan tetapi pilihannya seperti gak ada pilihan lain buat saya

Prabowo : yang saya tau dia dari militer, orangnya keras, tegas, masih dari keluarga cendana, hobinya berkuda, punya anak seorang desiger yang karyanya cukup dikenal di dunia fashion international.

Hattarajasa yang saya tau dia itu dia punya yayasan namanya Sun institute yang letaknya gak jauh dari tempat saya tinggal (bahkan masih satu kawasan) tapi sekarang kantor tersebut baru aja pindah beberapa bulan yang lalu. Hattarajasa mentri di pemerintahan SBY, sekertaris negara. Yang paling heboh lagi saat anak Hattarajasa mengalami kecelakaan maut menabrak mobil Daihatsu sampai ringsek tapi BMW anaknya gak kenapa-napa.

Jokowi : yang saya tau dia Gubernur DKI Jakarta, sebelumnya adalah walikota Solo. Jokowi dianggap banyak pencitraan karena dia adalah pejabat Publik yang kerjanya memang disorot terus oleh media karena berita tentang Jokowi ratingnya selalu bagus. Kinerjanya juga cukup baik saat menjabat. Tapi dampak yang saya rasakan sebagai warga DKI di 2 tahun terakhir ini, ya begini-begini aja! Jakarta tambah macet bahkan busway tambah susah sering lama dan kurang armada. Katanya udah nambah 1000 busway tapi yang banyak malah APTB. Kalau masalah banjir, Jakarta juga tetap banjir walau udah gak separah tahun-tahun sebelumnya.

Tapi emang gak gampang benahin Jakarta, karena medan Jakarta berbeda dengan kota Solo. Belum lagi penduduknya yang beraneka macam. Yang bagus dari Jokowi-JK mereka belum ada catatan hitam dari kasus korupsi.

Alasan saya gak memilih memang setiap calon ada plus minusnya, kedua yang namanya Politik itu pasti dibelakangnya banyak orang-orang yang punya kepentingan. Karena kalau enggak ya, mana mungkin sih miliaran rupiah disumbangkan untuk mendukung mereka. Biaya mereka bersosialisasi, kampanye, atribut, kongres, ngadain acara pentas, musik dan sebagainya. Belum lagi mereka menggunakan media sebagai alat untuk berkampanye. Banyak media saat ini yang memberitakan keduanya berat sebelah yang kubu Jokowi mendukung Jokowi, yang Prabowo dukung Prabowo. Membuat media tidak netral bahkan saling main serang.

Kalau dipikir-pikir dunia politik sama halnya dengan dunia entertaintment setiap hari beritanya nongol di TV dan dimana-mana. Semuanya udah berdasarkan opini, bahkan bisa jadi kali beritanya cuma setingan. Sebenarnya yang membuat saya enggan memilih calon presiden bukan karena calon-calonya. Tapi karena media yang terlalu lebay memberitakan ini itu, terlalu banyak opini sehingga beritanya jadi banyak simpang siur. Belum lagi tahun ini diwanai dengan kampanye hitam yang mempropaganda sebuah berita.

Ngebandingin 2 capres gak ada habisnya, karena orang yang fanatik akan membela mati-matian. Dan orang yang gak suka akan menghujat habis-habisan. Dan dua sosok calon presiden saat ini masih jauh dari kata layak dimata saya untuk menjadi seorang Presiden Indoesia yang jumlah penduduk serta wilayahnya teralalu besar.

Jokowi baiknya tetap menjadi gubernur DKI dan juga menjadi pengusaha, karena saya yakin dia lebih berhasil dan hoki di bidang yang dia geluti tersebut. Ketimbang harus mengurus pemeritahan Indonesia yang udah terlalu kacau dengan noda-noda politik, korupsi, dan masalah lainnya. Justru saya sayang banget dengan Jokowi menjadi Presiden karena saya ngerasa kinerja dia bagus di pemerintahan daerah dan menjadi pebisnis yang sukses. Bagusnya Jokowi itu jadi mentri industri perdagangan, atau mentri Pariwisata.Kasian jadi presiden terlalu berat belum lagi tekanan dan serangan lawan politik.

Saya yakin Jokowi sebenarnya secara pribadi belum siap-siap banget untuk jadi Presiden, karena mandat Megawati aja dari PDIP dia udah gak bisa menolak itu. Orang di video yang dulu dia bilang sendiri gak bakal nyalon menjadi Presiden dan gak ada kepikiran untuk kesana.

Kalau Prabowo secara potongan dan gayanya emang cocok banget untuk jadi Presiden. Dari segi style penampilan dan ketegasannya. Cuma kalau dari kinerja saya sendiri belum tentu yakin, apa yang udah dibuat Prabowo? saya belum terlalu tahu, dan terlalu melihat apa lagi merasakan. Percuma kalau cuma katanya, dan cuma rencana, karena biasanya rencana di Indoesia selalu banyak kendala.

2 periode SBY jadi Presiden, saat periode pertama lalu kepilih lagi di periode kedua yang saya rasakan Indonesia yang begini-begini aja! Hutang belum lunas udah ngutang lagi, Pengangguran juga banyak, Segi Pendidikan Indonesia juga masih ada urutan bawah. Kasus korupsi juga masih banyak.

Yang saya ngerasaiin enak itu zaman Gusdur, selaku anak sekolah saat bulan puasa liburnya 40 hari alias sebulan lebih. Kalau zaman Soeharto waktu itu saya masih terlalu kecil, yang saya rasaiin keamanan. Harga-harga gak terlalu mahal dibanding setelah Soeharto lengser. Indonesia lebih dipandang, gak ada ceritanya wilayah Indonesia di caplok dan kebudayaan Indonesia bisa di claim Malaysia. Ya walau alm. Soeharto ada plus minusnya tapi sosoknya Bapak banget, kharismanya bagus banget dimata saya pribadi kala itu sebagai anak kecil saat Soeharto sebagai Presiden. Walau saat lengser banyak banget keburukan dari beliau yang terbongkar tapi kodisi Indonesia buktinya gak jauh lebih baik, bahkan sekarang banyak gak jelasnya!

Tapi berharap aja sih, semoga dengan Prabowo ataupun Jokowi Indonesia menjadi lebih baik. Walau saya belum terlalu yakin dengan keduanya. Ya kita lihat aja! 

Tuesday, 3 June 2014

Peduli Lingkungan Dengan Menonton Pertunjukan Drama




SAM Pictures proudly presents : 
"Kisah putri hujan dan buah tercemar "

Kalo kalian emang peduli dan cinta lingkungan , gaak akan berpikir lama untuk datang dan menyaksikan drama ini karena seluruh hasil pnjualan tiket akan digunakan untuk aksi lingkungan di sekitar daerah Manggarai.

*From Manggarai to our lovely environment

*From Manggarai with Peace and Love

*1person *1plant seeds *1hope *1Life

Sunday, 4 May 2014

Meet and Great Fashion Blogger di Dreamers Market

meet and great fashion blogger 
Hari pertama Dreamers Market di Living World Alam Sutera menghadirkan meet and great dengan beberapa fashion blogger. Salah satunya fashion blogger yang saya tau adalah Anastasia Siantar dan Geofanny Tambunan mantan penyanyi cilik yang mukanya selalu dikait-kaitkan dengan muka gue waktu kecil sampai SMA bahkan kuliah masih ada yang bilang muka gue mirip banget sama Geofanny. *alhamdulillah deh tapi berarti muka gue mirip artis!


Oh ia balik lagi ke fashion blogger di acaranya Dreamers Market di hari pertama. Kayaknya gue gak bakal main ke Living World Alam Sutera deh, kalau gak dapat tugas dari kantor buat dateng kesana! Karena yang pertama jauh banget dari Tebet, kedua ongkos taksinya itu lumayan MAHAL terhitung jalanan lancar sama tol naik blue bird bisa sampe 140rb bolak balik berarti 300rb lah budget yang harus lo anggarkan untuk taksinya aja buat main kesana Malesbanget.com kan? *Keleus

Sore itu acara dimulai agak sedikit telat karena para fashion bloggernya baru beberapa yang dateng, sampai akhirnya gak lama kemudian dimulai juga meet and great dengan fashion blogger. Geofanny bercerita kalau kesibukannya sekarang adalah sebagai fashion editor di dua majalah yaitu Bazar dan satu lagi kalau gue gak salah inget Cosmo. Dari artis cilik, terus kuliah design grafis kok nyambungnya ke fashion? Geofanny pun cerita kalau design grafis dan fashion design, gak jauh berbeda karena basicnya sama. Setelah lulus dia ikutan short course di ESMOD dan  ngeluarin design baju sampe ngejaitnya pun juga dia bisa! Akhirnya kerja deh di rubrik fashion majalah sampai jadi editor.

Kalau Anastasia Siantar dia salah satu fashion blogger yang sering di endorse dengan brand-brand luar seperti Kenzo. Bahkan Anaz cerita kalau dia pernah di undang  ke New York Fashion Week dan tinggal di PARIS buat belajar bahasa. Bagi Anaz apa aja bisa menjadi inspirasi fashionnya bahkan benda mati sekalipun bisa dia jadikan inspirasi misalnya lampu atau lighting yang menyinari panggung sore itu.


Selai Anaz dan Geo ada juga fashion blogger cowok satu lagi namanya Kevin, kalau ini dia di endorse katanya sih belum pernah cuma langsung main iklan wahh seru banget kan? Kevin mengambil gaya fashion ke arah street style. Kalau dia ke luar negeri dan di jalan-jalan banyak banget inspirasi yang dia dapet misalnya aja baju seragamnya satpam, atau para pekerja gitu soalnya baju satpam luar negeri beda kali ya, keren!

Selain tanya jawab para fashion blogger sore itu diberikan tantangan untuk nge mitch and match baju dengan orang-orang di sekitarnya yang cukup seru. Jadi beberapa pengunjung atau penonton  diambil untuk di benerin gaya fashionnya biar lebih kece!




Awal 2014 Firstmedia Naik Harga Lagi

2014 adalah tahun ke 6 saya menggunakan firstmedia sebagai internet rumahan yang bisa diandalkan. Setelah saya menulis artikel ini : Lagi-lagi firstmedia upgrade kecepatan dan harga pada Desember 2012. Awal tahun 2014 adalah naiknya harga firstmedia untuk kesekian kalinya.

Tahun 2014 adalah tahun yang memprihatinkan karena semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia tetapi internetnya semakin mahal ditambah internet Indoenesia paling lelet no. 2 di dunia! 

State of the Internet kali ini melaporkan bahwa angka kecepatan koneksi internet dunia telah meningkat sebesar 10 persen dibanding kuartal lalu menjadi 3,6 megabit per detik (Mbps). Jumlah yang merupakan rata-rata global itu masih lebih tinggi dibandingkan kecepatan koneksi internet Indonesia yang pada kuartal ini tercatat sebesar 1,5 Mbps.
Angka tersebut mendudukkan Indonesia di posisi kedua terbawah di antara negara-negara Asia Pasifik, dalam hal kecepatan koneksiinternet rata-rata. Di wilayah ini, Indonesia hanya lebih tinggi dari India yang mencatat angka 1,4 Mbps.
sumber: Tribun news 
Fakta diatas adalah fakta yang membuat saya kecewa karena saat ini internet sudah menjadi kebutuhan primer orang-orang, terutama yang bekerja di Jakarta. Semua serba internet bahkan saya bekerja menggunakan koneksi internet untuk membuat artikel dan kurasi berita.



Jika melihat harga internet Firstmedia di masa lalu cuma Rp. 214.500 (sudah termasuk PPN 10%) maka saat ini internet firstmedia yang di bundling dengan beberapa chanel tv kabelnya seharga Rp. 360.000 / bulan. (sudah termasuk PPN dan Materai)

Angka tersebut memang tidak terlalu besar tetapi naiknya harga internet di Indonesia tidak diimbangi dengan kualitas dibandingkan dengan negara-negara lain "Bayangin aja juara terlelet no. 2 sedunia?" kayaknya hal itu SESUATU BANGET!!

Balik lagi ke kenaikan firstmedia, kenaikan firstmedia sebagai internet kabel rumahan memang membuat banyak pelanggan lama kecewa. Ditengah naiknya harga yang dikenakan ke pelanggan lama  tetapi firstmedia memberikan promo harga spesial dan murah ke calon pelanggan baru.



Baca juga : Kelemahan Firstmedia 

Kelemahan Internet FIRSTMEDIA : LELET BUAT UPLOAD..NYERAH!!!

Firstmedia adalah sebuah provider internet yang sudah saya gunakan semenjak tahun 2008. Ya, hampir 6 tahun menggunaka firstmedia banyak sukanya sih dibanding dukanya. Selama menggunakan internet firstmedia hampir jarang banget ada gangguan mungkin pernah ada gangguan cuma beberapa kali dan itu bisa keitung jari selama 6 tahun berlangganan.

Pernah yang mati banget itu tahun ini 2014 itu sekali-sekalinya mati sama tv-tv nya juga karena di area tebet waktu itu lagi ada perbaikan!jadi maklum, internet juga bisa dibuka pakai android dan bb jadi gak gitu masalah hampir 2 hari itu mati. Kalau TV nya ya karena saya bukan tipe orang yang sering nonton tv jadi gak gitu bermasalah.

Selama ini mengguakan internet hanya untuk browsing,chating, blogging dan streaming atau download. Lumaya banget emang cepet! Tapi kemaren pas mau upload video ke youtube dengan file sekitar 192 MB dengan durasi video yang gak ada 5 menit kayaknya itu lamanya lama banget. Ada kali 2 jam an lebih sampai ditinggal tidur gila mau nangis kayaknya kalau upload video pakai firstmedia gak kelar-kelar.



Sempet mikir apa gara-gara laptopnya ya? yang terlalu jauh denga signal wifi atau laptopnya yang udah bapuk dan lemot! Tapi ternyata hal serupa juga di alami dengan rekan kerja saya dikantor yang juga menggunakan firstmedia saat dia dapat tugas upload video dengan durasi 2-3 menit lamanya itu ampun-ampunan MAU NANGIS berjam-jam PARAH BANGET! internet FIRSTMEDIA LELET BUAT UPLOAD..NYERAH!!!

Dan pas di kantor nyoba upload video 3 menit dengan BIZnet itu cepetnya cepet banget! dan akhirnya video kedua yang 9 menit juga riza coba upload dan gak memakan waktu lama juga. Beda drastis lah kecepatan upload firstmedia sama Biznet. Firstmedia kalau upload ke video 2 menit ke youtube  bisa 2 jam lewat.

Tuesday, 29 April 2014

new menu Sushi-Ya

Udah lama nih kayaknya Riza gak mampir ke Sushi-ya yang ada di TIS Square, minggu kemaren sempet mampir kesana sepulang dari acara kelas photography samsung. Oh ia berhubung kepingi banget yang berbau-bau salmo mentah sayangnya sashimi, salmon roll dan hampir semua sushi yang berbahan salmon abis akhirnya riza pesen chuka idako dan satu menu baru (lupa namanya) banyak menu baru sekarang sushi rollnya dan yang riza pesen yang ini :

gambar tanpa editing Samsung NX 300 

edit contrast via photoshop


no edit

edit contrast via photoshop