Sunday, 29 July 2012

it's not all about bisnis



Hidup ini hanyalah bisnis
ya.. its all about business..
kenapa...?
karena saya hidup di sistem kapitalis
bukannya saya matrealistis tapi hanya realistis
memang sungguh miris
tapi kau tak perlu menangis

memang uang bukanlah segalanya
tapi segalanya butuh uang
jadi uang itu penting!

Berbahagialah bagi kamu yang banyak uang
karena dengan uang kamu bisa membeli apa saja yang kamu suka, yang kamu mau, dan yang kamu butuhkan

sampai-sampai kamu sudah bosan membelanjakan uang uang tersebut, karena kebingungan uangnya untuk apa lagi?

Kini saatnya kamu berbagi,
ya itu pun sebenarnya sudah kamu lakukan sejak dahulu tanpa kamu sadari
memberi dan berterimakasih
dan itu yang membuat uang mu tak habis-habis di dunia ini
karena apa yang kamu tanam itulah yang kamu tuai
ketika kau mau membagi uang dan  materimu itu kepada orang lain
sesungguhnya hartamu tak akan pernah berkurang
justru nikmatmu semakin bertambah

Jadi dusta Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan..?
sesungguhnya Tuhanmu telah menjamin kehidupanmu di bumi ini
ia dengan kuasanya tanpa kau sadari telah mencukupi semua kebutuhanmu

Coba kau hitung berapa biaya
yang kau keluarkan untuk

menghisap dan menghembuskan udara?
memompakan darah ke jantung dan seluruh tubuh?
memberikan hujan ke bumi
memberikan panas ke bumi
memberikan bumi ini beserta kekayaan alam yang dapat kau gali manfaatnya
memberikan pikiran dan proses pembelajaran kepada dirimu seumur hidupmu
memberikan teman dan sahabat yang baik kepadamu
memberikan penglihatan untuk melihat
memberikan pendengaran untuk mendengar
memberikan kaki dan tangan untukmu agar kamu bekerja
memberikan rasa dilidahmu sehingga kau tahu perbedaan rasa
memberikan dunia dan hidupmu ini penuh warna yang berbeda-beda

Tuhan tidak pernah membisniskan itu semua kepada mu
Tuhan memberikan itu secara gratis
semua yang hidup di bumi ini saling ketergantungan dan mempunyai keterikatan
semua sungguh bermanfaat dan memberikan manfaat satu sama lain
namun yang membisniskan hanyalah manusia agar dapat meraup keuntungan
yang sebenarnya semua itu tidak bisa ia dapatkan.

Tidak ada yang abadi di dunia ini. Uang, harta, dan kehidupan hanyalah titipan yang kau rasakan nikmat dan manfaatnya. Dan dengan seenaknya kamu membisniskan itu untuk meraih keuntungan! sungguh nista manusia-manusia zaman sekarang. Meraup keuntungan hanya untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri. Bahkan tak jarang manusia-manusia serakah itu merampas dan mengambil yang bukan HAK nya dan menindas orang lain di bawahnya. Seolah-olah mereka merasa dirinya paling hebat yang bisa hidup 1000 tahun lagi untuk menikmati harta kekayaannya yang mereka dapatkan.

Jadi berbisnislah kamu dengan manusiawi tanpa ambisi untuk memiliki. Karena dalam kehidupan ini semua saling bergantung dan ketergantungan, saling memberikan manfaat dan memanfaatkan. Bukan seberapa besar bisnis yang kau jalankan tapi seberapa lama bisnis itu bisa bertahan dan memberikan manfaat yang lama bagi semuanya. Dan disitulah kau dapat merasakan lebih manfaat dari nikmat Tuhanmu yang luar biasa.

Tuhan tidak melihat seberapa banyak materi yang dapat kau simpan
namun seberapa banyak materi yang kau tebar agar dapat memberikan manfaat bagi orang lain
sesungguhnya apa yang kau tebar itulah yang akan kau dapatkan kembali
barang siapa yang menanam dia akan menuai hasilnya.
Sesungguhnya Tuhan telah menambah nikmatmu tak ada habisnya tanpa kau menyadarinya.
Namun bukan sebanyak yang kau inginkan tetapi sebanyak yang kau butuhkan.


It's not all about business, trust me! it's free...
and you can make it different 

No comments:

Post a Comment