Friday, 18 March 2011

Creative Writing bersama Clara Ng


Pada Kamis Kemarin (17/03/2011) saya mengikuti kelas critive writing bersama Clara Ng di Akademi berbagi yang bertempat di Gedung Telkom Gatot Subroto Kav 52. Dalam kelas tersebut mba Clara Ng banyak memberikan sharing-sharing tentang menulis fiksi dari pengalamannya yang sudah banyak membuat karya novel diantaranya seperti Indiana Chronicle, Dimsum Terakhir, Tiga Venus dan masih banyak lagi.



Sebenarnya kita itu menulis ? atau mengarang? dan apa bedanya?
Jika kita hanya menulis kita semua pasti bisa menulis karena sudah diajarkan sejak duduk dibangku sekolah entah itu menulis pelajaran atau ilmu pengetahuan, namun jika kita menulis fiksi lebih tepatnya kita disebut sebagai pengarang.

Jadi pengarang dan penulis dibedakan dengan adanya BAKAT yang ada pada diri seseorang. Dan bakat dan potensi itu harus kita gali karena sebenarnya bakat mengarang itu sudah ada dalam diri kita yang dibawa oleh DNA kita. Bahkan sudah sejak zaman nenek moyang kita sudah ada yang namanya karangan karena orang-orang dizaman dahulu sangat senang bercerita / menceritakan sesuatu misalnya ketika memandang bintang, kehidupan, alam dll. mereka menceritakan pengalaman dan ceritanya itu kepada orang lain contohnya adanya cerita rakyat atau dongeng, mitos dll. yang beredar di masyarakat disuatu daerah.

Ide

seorang pengarang juga harus mempunyai teknik mengarang dan awal dari karangan kita harus mempunyai yang namanya sebuah Ide dan ide itu sangat penting karena ide akan menjadi nyawa dari sebuah karangan atau tulisan kita. Ide sebenarnya ada dimana-mana dan mudah kita dapatkan namun seleksilah ide kita mana yang benar-benar kita inginkan! pikirlah kembali dan tanyakan kepada diri anda sendiri apakah ide itu layak atau tidak?

untuk menentukan sebuah ide kita harus :
1. menentukan konflik yang ada dalam sebuah karangan karena karangan tanpa konflik sama saja tidak ada kisah yang diceritakan dan konflik itulah sebenarnya yang membentuk dan menjalankan cerita dari karangan kita.

2. Kita juga harus menentukan Endingnya seperti apa? misalnya setelah konflik terjadi apakah ada penyelesaiaannya dan bagaimana solusinya.

3. opening dalam sebuah novel harus menarik karena opening yang menarik dapat membuat pembaca terkesan akan karangan kita sehingga membuat pembaca penasaran terhadap cerita kita serta larut mengikuti cerita kita dari awal sampai akhir bahkan membuat orang sampai rela meninggalkan aktivitasnya hanya untuk meluangkan waktunya untuk membaca novel kita.

menulis sebuah fiksi mulailah dengan menciptakan :
1. SETING
karena didalam seting kita memasukan unsur panca indra kita seolah-olah kita dapat merasakan yang terjadi dalam cerita tersebut. Seting dapat melahirkan karakter atau tokoh dan seting juga jangan muluk-muluk diceritakan terang-terangan, seting bisa disembunyikan atau disisipkan disela-sela karangan kita.

2. Karakter/ Tokoh
untuk mempermudah mencari karakter atau tokoh ambilah tokoh tersebut dari pengalaman pribadi kita, orang disekeliling kita, keluarga teman kerabat yang bisa kita jadikan inspirasi dari tokoh yang akan kita ciptakan. Namun jika suatu saat kita sudah stuck cobalah kawinkan karakter dengan benda mati
contoh:
Sopir bus .. apa sih sifat/karakter dari sopir bus
1. keras
2. keringatan
3. kebut-kebutan
4. merokok
5. bau

coba kawinkan dengan benda mati seperti MEJA. apa sifat/ karakter dari meja?
1. kotak
2. berwarna cokelat
3. kuat

lalu buatlah karangan dari kata-kata sifat dan keterangan tersebut contoh:
kerasnya kehidupan dijalan membuat sopir bus yang kulitnya kecokelatan itu sering kebut-kebutan sambil dihisapnya rokok kuat kuat ditambah terik matahari siang itu membuat tubuhnya berkeringat dan bau

KARAKTER + SETING = PLOT
karakter ditambah seting akan melahirkan sebuah plot dan plot ini akan menggerakan cerita dari awal sampai akhir


plot juga dipengaruhi oleh sudut pandang

SP 1 = aku/ saya (jika memakai SP1 kelebihannya memiliki kedekatan yang kuat antara penulis kepada si pembaca namun kelemahannya akan sulit jika novel itu bergenre misteri dan membunuh tokoh utama)

SP 3= dia / mereka (kelemahannya harus berhati-hati)

sp 2 = kamu

SP3 terbatas contohnya yang digunakan J.K rowling dalam Harry potter walaupun banyak tokoh didalam cerita tersebut namun senter dari ceritanya hanya pada tokoh Harry, Harmione, Ron


Lalu apa lagi yang dibutuhkan dalam menulis fiksi ?
1. Dialog / Adegan
tanpa dialog cerita akan menjadi bisu, namun dialog harus dimanfaatkan sebaik mungkin jangan sampai pembaca kehilangan waktu hanya untuk membaca chitchat si tokoh namun tidak semua fiksi hatus ditulis dengan dialog

2. Opening dan closing,
opening dan closing harus mengguncang para pembaca agar cerita dari novel tersebut menarik. Jika anda bingung taruhlah adegan penting yg ada di tengah cerita menjadi opening cerita sehingga membuat pembaca menjadi penasaran

3. bahasa
hal yg perlu diperhatikan dalam menulis fiksi adalah bahasa dan hal inilah yang membedakan antara fiksi dan nonfiksi. Bahasa fiksi harus indah karena bahasa inilah yang akan menjadi kekuatan sebuah fiksi dimana cerita dalam sebuah fiksi tersebut dapat membentuk visualisasi dan imajinasi pembaca. Misalnya waktu sebuah novel di filmkan ada yang kagum karena fisualisasinya begitu hebat bahkan lebih dari yang ia bayangkan namun ada juga yang kecewa karena filmnya tak sesuai dengan imajinasinya.

27 comments:

  1. waduh, dari postingan ini saya bisa belajar langkah-langkah dasar creative writing. saya memang ingin mencoba menulis cerpen. thanks untuk liputannya ya. sangat bermanfaat bg saya.

    salam kenal dari blogger Depok :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia sama sama..makasih sudah mampir ke blog saya

      Delete
  2. waduh, baru tau nih kalo langkah-langkah bikin cerpen yang bener. biasanya cuma asal nulis apa yang ada di pikiran tanpa mikirin langkah2 yang bener.. :D

    ReplyDelete
  3. wih jadi dapet ilmu lagi nih tentang kepenulisan,,

    btw, si clara ng itu siapa mas ?? gue kok nggak kenal :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. cari di google..makanya :D
      hehe klo yg tau dia itu nulis novel salah satunya dimsum terakhir :D
      dan ngajar nulis juga .. :)

      Delete
  4. bener banget tuh, biasanya kalo gue nulis asal ngejeplak aja gak pake mikir2 lagi, jadi ceritanya ngalur ngidul,pontang panting gak jelas...hehe

    tp sekarang udh di tunjukan jarang yang benar, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. tapi yg penting antusias nya menulis itu..harus tetap dijaga..
      masalah bagus enggak, kan relatif yang penting menulis pakai hati

      Delete
  5. wih, mantep tekniknya. kemarenn juga pernah ikut seminar kayak gitu. materinya kuran lebih sama heheehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. seminar dimana kukuh , wah boleh tuh di share materinya juga..:D

      Delete
  6. sangat bermanfaat bang, terimakasih atas infonya .
    ternyata rumit juga sama kaya I.T.L

    ReplyDelete
  7. Keren deh ...
    Bener2 nambah ilmu kalo begini, thanks udah share :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia sama sama..tp ini bukan blog tutorial loh ya..:)
      cuma berbagi sharing ilmu dari akademi berbagi
      berbagi bikin happy

      Delete
  8. Namanya emang ada ng nya fir?
    Klo di korea ng tuh artinya behind the scene. Hihihi..

    Bener bgt tuh, utk membuat ide yg bagus kt menabrak arus..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia ada NG nya..
      emang namanya clara NG...

      Delete
  9. sanagat membantu nih... alaagi yg suka nulis cerita. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia sama sama Javas
      eh klo boleh nulisnya jgn cinta mulu dong..

      Delete
  10. aku nggak hobi nulis fiksi...tapi keren nih tipsnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama riza jg gk bisa
      bisa nya nulis fakta..yaa

      Delete
  11. keren bang..ini pada merasa terbantu..termasuk say yang masih awam..ehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama..saya jg masih sama sama belajar

      Delete
  12. Kerenn nih tips2nya...
    Dari dulu pengen nulis cerita fiksi, tapi ya gue takut Imajinasi gue terlalu tinggi, dan pembaca jadi gak suka.. Haha.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia butuh keberanian sih..
      sampe sekarang riza jg jarang banget nulis fiksi ..
      lebih suka nulis yg real or non fiksi

      Delete
  13. ini pernah diajarin pas ukm pers kampus :D
    sebenarnya saya lebih suka menulis dengan sesuatu yang mengalir saja tanpa harus di plot-plot dulu sebelumnya. tapi untuk yang masih belajar, ini sangat membantu.
    thanks untuk sharingnya ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia sama banget saya juga jarang make plot.. dan krangka karangan gitu..:D
      yg penting apa yang mau aku tulis udah ada di pikiran aja sih..
      dan klo meleber kemana mana yaaaa gk jauh2 banget melebernya..:)
      kerangka sih penting tapi klo udah ada di kepala yaa gpp... cuma membantu sih katanya..tapi emang sampe sekarang saya gak pernah menulis dengan kerangka karangan semua mengalir begitu saja..!

      trims sudah berkunjung ke blog saya
      salam blogger energy

      Delete
  14. My first thank you for the article photos on this site.
    my likes see it, however sorry I did not accidentally daydreaming here and I also did not know because what ...
    hopefully can inspire many people. success always

    ReplyDelete