Wednesday, 14 July 2010

penulisan kata resiko atau risiko??mana yang benar??

gara-garanya gw lagi nyusun skripsi ada kata-kata yang gw bingung
contohnya: Lembaga ini berfungsi sebagai penanggung atau penjamin risiko
nah gw bingung deh tuh penulisan kata risiko seharusnya gimana?? resiko atau risiko.. setau gw kan enaknya resiko :))
terus gw search aja deh dan ketemu ini :

Perhatikan kalimat berikut ini.

Tidak hanya menyebabkan kanker, serangan jantung, gangguan kesehatan janin, dan impotensi, merokok juga meningkatkan resiko degenerasi macular, salah satu penyebab kebutaan. (Kompas)

Tidak termasuk judul, kata resiko muncul 8 kali di dalam artikel tersebut. Kata ini pun muncul di dalam kalimat berikut.

Semua pekerjaan ada resiko, kesenangan dan kesedihannya, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. (Igloo, The House Of Penguin)

Untuk itulah, ujarnya, pemerintah juga akan membentuk suatu unit pengelolaan resiko yang berada di bawah Departemen Keuangan dengan tugas untuk menghitung resiko-resiko yang mungkin ada. (Media Indonesia)

Kedua, sangat sulit untuk menuliskan pendapat tentang hal ini tanpa ada resiko disalahpahami. (Celoteh Si Mer)

KBBI memuat kata risiko yang berarti “akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan”. Sementara itu, kata resiko tidak ditemukan, bahkan tidak pula dianggap sebagai kata nonbaku dengan tanda anak panah sebagai penanda rujuk silang.

Jadi, gunakanlah risiko, bukan resiko.

Beberapa kata lain yang sering kali tertukar dalam pemakaian huruf e dan i adalah nasehat, antri, praktek, dan apotik. Seharusnya nasihat, antre, praktik, dan apotek.

http://weblogs.or.id/polisieyd/

2 comments:

  1. antre atau antri yang benar? Setahuku kan ada kata antrian, ga ada antrean sih .___.

    ReplyDelete
  2. ia bahasa indonesia aneh kadang2
    antrean gk enak di dengar

    ReplyDelete