Sunday, 7 December 2008

Sidang Anita Rahmat Tegang, Massa Tantang Polisi

DEPOK - Sidang lanjutan pembunuhan mahasiswi Universitas Indonesia (UI), �Anita Rahmat, di Pengadilan Negeri Depok, sore tadi, diwarnai ketegangan.

Ratusan massa simpatisan keluarga Anita Rahmat yang tidak puas dengan hasil sidang dengan agenda pembelaan itu, berteriak-teriak dan berusaha memancing kericuhan dengan cara mencaci maki polisi.

Teriakan dan caci maki ratusan massa simpatisan keluarga Anita ini terjadi seusai persidangan di depan Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Kamis (11/9/2008).

Ratusan massa berusaha memancing kerusuhan dengan menantang polisi karena polisi dianggap berpihak kepada para terdakwa dengan tindakan pengamanan yang dinilai berlebihan.

Dengan sedikit bersusah payah, akhirnya koordinator massa berhasil membubarkan massa dan kerusuhan pun tidak terjadi.

Sementara itu, dalam lanjutan sidang pembunuhan Anita Rahmat, keluarga menolak pembelaan dari ketiga terdakwa.

Dengan ditolaknya pembelaan ketiga terdakwa tersebut, Hakim Ketua Budi Prasetyo menetapkan sidang putusan untuk lanjutan sidang mendatang dengan penetapan tuntuttan hukuman mati bagi ketiga terdakwa.

(dikutip dari http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/09/11/1/145147/sidang-anita-rahmat-tegang-massa-tantang-polisi)

No comments:

Post a Comment