Selamat Hari Blogger 27 Oktober 2021 dan Saya Masih Menulis




Wah gak kerasa sekarang sudah 27 Oktober lagi dimana hari ini adalah hari blogger nasional.

Menjadi seorang blogger selama kurang lebih 12 tahun sejak 2008. Saya sudah mengalami beberapa dekade rasanya mulai dari zaman blog friendster, blog detik, kompasiana, zaman jadi anak SEO, ngadain lomba blog, ikutan lomba blog, jadi kordinator para bloger untuk ngerjain project semua udah saya rasaiin. 

Sebenarnya di era digital, blog itu bukan hanya kegiatan menulis saja. 

Akan tetapi, blog itu sudah menjadi personal branding dan marketing tools. Bahkan  untuk content blog sendiri semakin berkembang seperti ada sisi fotografinya, ada infografis, bisa ditambah video, bahkan ada blogger yang membuat tampilannya menggunakan coding UI UX yang keren dan memanjakan mata. 

Kalau buat saya sendiri kegiatan blog ini sebagai refleksi, sebagai relaksasi, dan berbagi.

Saya tidak pernah peduli dengan traffic, tidak peduli dengan SEO, tidak peduli menghasilkan atau tidak. 
Pun saya tetap ngeblog aja, toh kegiatan menulis di platform ini merupakan kegiatan senang-senang. 

Perjalanan saya menjadi blogger, juga mengatakan saya pernah menjadi seorang penulis selama 4 tahun di media online. Bahkan tanpa sadar saya bisa menulis mengenai inspirasi, bisnis dan content marketing atau konten berbayar (iklan), tulisan-tulisan saya yang dijual oleh perusahaan tempat saya bekerja. 

September 2021 lalu, ada teman lama saya yang memberikan job saya menulis content marketing untuk sebuah brand barunya. Dan untuk pertama kalinya saya mendapatkan fee yang gak saya sangka-sangka dengan total Rp 11,4 juta untuk project 1 artikel yang mungkin ditulis tidak sampai 3 jam dan dibayar sebelum artikel tersebut selesai. 

Dengan kejadian kemarin saya pun jadi berpikir, ditengah-tengah saya sudah lagi malas untuk menulis tiba-tiba ada penyemangatnya.

Berarti sebenarnya kegiatan menulis ini masih bisa menyenangkan dan plus bisa menghasilkan. "Makanya saya masih menulis"

Nah, agar kegiatan menulis ini bisa gampang berikut 10 tipsnya :

#1. Yang harus kamu sadari belajar menulis itu sudah dari SD 
Pernah gak sih kamu terpikir, sebenarnya menulis itu sudah kita lakukan sejak SD. Pertama kali saya mengarang saat pelajaran Bahasa Indonesia di kelas 3sd. 

Saat tes EHB atau evaluasi hasil belajar, dimana saat itu ada soal lembar terakhir beserta lembar folio yang mengharuskan kita untuk mengarang dari gambar atau kerangka karangan yang disediakan. 

#2. PR menulis berita dari TV
Saat duduk di bangku SMA, guru PPKN saya menyuruh kami sekelas untuk membuat rangkuman berita dari televisi (tidak boleh dari internet).

Saat itu, memang  agak aneh dan kayak terpaksa tetapi menonton berita ternyata mengasyikan kita jadi tahu informasi aktual dengan merangkum 1-3 berita utama yang di ulas. 

Kebiasaan  menulis berita selama sepekan, hingga 1 bulan membuat saya semakin senang menonton berita karena menjadi kebiasaan. 

#3. Rajin membuat makalah saat SMP-SMA
Saat SMP  hingga SMA saya rajin mengerjakan tugas makalah pribadi maupun kelompok. Saya merasa senang ketika mengerjakan karya tulis, karena waktu itu temannya cukup seru kayak harus wawancara, datang ke museum, atau ke perpustakaan besar untuk mencari buku referensi. 

Oh ya, saya ingat baru ingat. Kegiatan membuat makalah ini bahkan sudah ada sejak saya duduk di kelas 6 SD tahun 2000. Waktu itu, saya membuat report study tour ke planetarium. 


#4. Jadi juru ketik saat tugas kelompok saat SMP
Tidak semua teman di sekolah itu memiliki komputer dan laptop. Jadi saat tugas kelompok, saya termasuk yang mungkin 'berbaik hati' sukarela menjadi juru ketik. 

Saya pun melakukan itu dengan senang hati, karena waktu itu saya terobsesi untuk bisa mengetik cepat 10 jari dan tanpa melihat keyboard seperti orang tua saya lakukan. 

Jadi saat di tantang untuk bisa itu, saya berusaha keras melatihnya. 

#5. Banyak baca novel dan majalah
Keluarga saya di era 90an berlangganan koran dan majalah sejak saya kecil. Ada tabloid bobo, tabloid fantasi, donald bebek, hingga saat remaja kakak saya berlangganan Majalah yang diantar setiap minggu ke rumah seperti Gadis, Kawanku, Aneka Yess dan akhirnya kembali ke Gadis cukup lama. 

Novel pertama yang saya baca di tahun 97-98 yaitu Ghost Bump ding dong ding matilah kau, novel Puteri Huan Zhu sampai hingga Harry Potter pertama dan kedua di kelas 5-6 SD. 

#6. Sering menonton infotaiment dan drama
Tontonan setiap sore di era 90an apalagi kalau bukan infotaiment seperti Cek & Ricek dan Kabar Kabari. Saking seringnya menonton infotaiment  membuat saya lebih up to date

Zaman dulu infotaiment rasanya benar benar memberikan kabar yang informatif. Ada banyak sisi positifnya juga, ketimbang infotaiment sekarang yang kadang terlalu lebay. 

#7. Menulis catatan harian di blog
Kaau kamu suka nulis diary atau jurnal di buku, mulai sekarang coba deh kalian nulis di blog atau di media lainnya yang bisa di share ke orang lain. Yang bisa dibaca oleh orang banyak siapa tahu kan pengalaman kalian menjadi bermanfaat buat orang lain karena sharing is caring. 

#8. Jangan takut salah EYD tulis saja mengalir
Yang namanya ngeblog, nulis, gak usah takut dengan EYD karena kalau mikirin struktur kalimat, dan sesuai EYD ya pasti susah. Toh, kita nulis ini untuk bersenang-senang bukan lahi ujian Bahasa Indonesia. 

#9. Kuasai materi yang ingin disampaikan 
Sama seperti berpidato. Kalian harus mengusai apa yang ingin disampaikan, untuk itu, biasanya saya mencoba searching, mengumpulkan materi dari berbagai sumber dan juga pengalaman. 

Dengan menulis pengalaman sendiri biasanya kita akan lebih menguasai karena merasakan dan mengalaminya langsung. 

#10. Menulis dengan emosi
Hah menulis dengan emosi? Emangnya bisa? Ya, bisa dong. Emosi disini bukan berarti kita harus marah-marah tapi menulis dengan perasaan alias menggambarkan rasa. Karena tanpa emosi sebuah tulisan terasa mati. 

Kalau kamu masih belum paham, sering gak baca novel? Saat membaca kadang kita bisa merasa senang, sedih, marah bukan? Nah, itu dia kira-kira emosi yang dimaksud. 



Comments

  1. Blog itu obat buatku mas. Ngilangin jenuh, stress, bosan, lewat tulisan , beban seakan sedikit terangkat. Dari SD aku juga terbiasa nulis diary. Apapun yg dirasain, ditulis semuaa :D. Walopun sempet ngambek pas dibaca mama hahahah. Mogok nulis, tapi kemudian toh tetep balik lagi 😄.

    Skr ini aku masih sbnrnya nulis blog curhat, tapi aku private, hanya aku yg baca. Ga pengen aja kalo curhatan dibaca orang lain :D. Yg untuk publik hanya traveling dan kulinerku. Itu okelaah dishare.

    Walopun masih belum kepengin monetisasi blog, masih enak buat having fun, tapi aku toh serius ngeblog ini. Karena hobi tadi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia mba Fan.. buat ngilangin. jenuh, stress dan buat rileksasi
      kalau aku dulu suka nulis di laptop tapi gak di publish pas laptopnya rusak nyesel sih

      aku juga monetisasi di tahun 2021 kok baru dan cuma biar keren aja kalau orang liat ohh udah ada iklan di blognya
      padahal mahh kayak susah gk sih adsense sekarang itu, apalagi Indonesia paling dikit harganya jadi kalau mau ngarepin ads kayak masih jauh banget..

      Delete
  2. Wiiihh, mantebbb fee-nya, terbaik!
    BTW, kalau saya sih menulis dengan emosi tuh haha, lebih all out rasanya, karena mewakili perasaan yang tidak bisa disuarakan dengan sebuah ucapan kepada mereka-mereka yang tertuju hahaha intinya mah takut ngomong langsung kwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah makasih ka Mia..
      ia emang harus dengan emosi ya.. jadi lebih all out memang

      Delete
  3. Saya pernah menulis dengan emosi seperti yang mas Riza bilang, dan nggak nyangka tulisan tersebut dipilih oleh teman-teman komunitas blogger yang saya ikuti. Padahal tulisan tersebut saya kunci kolom komentarnya (soalnya isinya sangat personal).

    Anyway, selamat hari blogger mas Riza. Semoga makin rajin nulis dan berbagi kebaikan melalui blog ya.

    Happy weekend.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia karena nyawa dari sebuah tulisan kayaknya dengan adanya emosi /heart deh
      sama sama semangat ya Prim ngeblog nya semoga gak pernah lelah untuk berbagi karena sharing is caring ...

      Delete
  4. wah, samaan yaaa.. saya juga udah 12 tahun.. :D
    semoga bisa tetap konsisten ya mas..
    selamat hari blogger..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh sama ya,..
      konsisten itu dia yang agak agak susah..

      Delete
  5. Bagi saya si nenek lansia ini nulis di blog untuk menunda pikun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. dan mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat

      Delete
  6. Selamat hari Blogger Riza :)
    Btw bener ya, menulis itu sebenarnya udah sejak kecil, hanya saja banyak yang nggak ngeh, dan skill menulis itu penting dan dipakai di mana saja.
    Saya tuh kadang miris, kalau baca pesan di grup kerja, tapi nulisnya di singkat-singkat, berasa chat alay gitu hahaha.
    Padahal kan itu harusnya lebih formal :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah ia mba Rey, kadang kita emang kurang sadar.
      ia menulis itu bisa dipakai dimana saja dan gak harus di platform blog aja ..

      ia males ngetik tuh kalau yang nulisnya disingkat-singkat

      Delete
  7. Memang ya kalau minat dan bakat itu sudah terlihat sejak kecil. Aku juga udah suka nulis sejak SD. Dulu disuruh pak guru ikutan lomba mengarang, walau ga menang hehehe. Selamat hari blogger nasional Semoga mas Riza semakin keren tulisannya dan terus menginspirasi yeay!

    ReplyDelete
    Replies
    1. ada kesempatan ikut lomba mengarang ya waktu kecil..wahh seru ya!

      Delete
  8. Semangat ngeblog mas. Sama kita, bagi saya menulis adalah kesenangan. Ketika satu artikel selesai kepuasan yang didapat melebihi kesenangan apapun. Jangan pernah lelah mengaksara mas bro.

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah jarang denger kata mengaksara
      aksara bermakna
      dan di jkt dulu ada toko buku aksara :)

      Delete
  9. wahh samaan nih, aku dulu bikin blog taun 2008an, sayang sekali tulisan awal yang aku tulis malah aku hapus gara-gara waktu itu nggak paham soal broken link hahaha
    sekarang jadi semangat terus ya mas riza, nggak peduli teknik asalkan tetep bisa nulis udah bisa bikin hepi
    jadi inget juga kalau dulu ada istilah EHB, yampunn lama juga aku ga denger istilah ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. ia karena menulis ya buat refreshing gak sih..
      EHB , istilah anak 90an hehehe..

      Delete
  10. Wah, sama saya pun nulis sejak 2008. Dari jaman pakai blogspot sampai punya domain sendiri. Tujuannya cuma satu, untuk kesenangan diri sendiri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh samaan :) memang untuk kesenangan dulu
      klo dapat cuann ya bonus aja

      Delete

Post a Comment