Merasa Belum Kaya ? Mungkin Tuhan Menjaga Kamu Dengan Kecukupan yang Kamu Punya

image: freepik

Pagi kawan blogger apakabar semua? Pagi ini cuaca sedikit lembab karena tadi malam sempat turun hujan. 

Kalian tahu tidak bagaimana cara bisa bahagia setiap hari?

Salah satunya dengan bersyukur di pagi hari setelah bangun tidur atau kamu juga bisa bersyukur sebelum tidur, menghitung apa saja hal baik yang sudah kamu dapatkan hari ini. 

Namun setelah saya menonton video Daniel Tetangga kamu edisi Agnes Monica, dari situ saya mendapatkan inside baru.  

Agnezmo berkata bersyukur itu bukan hanya atas apa yang sudah kita miliki, tetapi bisa juga dengan bersyukur atas apa yang tidak dan belum kita miliki.


Teman saya Icha juga pernah berkata kepada Safina. Saat Safina bertanya kenapa sih kak gue gak kaya-kaya? 

Jawaban Icha "ya mungkin kak lo dijaga dengan kecukupan lo. Kalo lo banyak duit, bisa aja setiap hari kerjaan lo mabok dan main brondong", Candanya sambil tertawa. 

Ya tapi hal tersebut ada benarnya juga, Tuhan menjaga kita dengan kecukupan yang ia berikan. karena Tuhan tahu kapasitas dan kemampuan kita. 

Sebab jika kita dikasih kelimpahan, belum tentu kita siap menerimanya. 

Ibaratnya berkat yang diberikan Tuhan itu seluas lautan, tapi kita gak siap karena tidak memiliki wadah atau tempat yang lebih besar.

Jika menggunakan tempat yang kecil, air yang seluas lautan tersebut pasti akan luber, dan terbuang sia-sia. Tidak menjadi bekah buat orang di sekeliling kita.

Maka itu, untuk menerima berkah yang lebih besar  kita harus mempersiapkan wadah yang lebih besar pul.

"Jual kue 1000 pcs sama rasanya dengan 100 pcs" itulah yang dikatakan seorang pedagang kue rumahan.

Mengapa demikian ? Sebab kapasitas dirinya dalam sehari hanya mampu membuat 100pcs.

Jika ada oderan 1000 pcs, berarti ia harus menyewa 9 tukang kue untuk membantunya, membeli bahan kue yang lebih banyak, ditambah ongkos kirim dan supir untuk mengangkutnya dengan mobil box, dan pastinya  itu super melelahkan. 

Pesanan pelanggan lainnya akan jadi ditolaknya, karena mengurus orderan 1000 pcs tersebut.

Jika dihitung-hitung untungnya hampir sama yang ia dapatkan. Akan tetapi bedanya ia bisa memberikan berkat dan menghidupi 9 tukang kue lainnya.

Maka jika ingin usahamu lebih besar, maka kamu bukan  mengambil keuntungan untuk diri sendiri tetapi bisa mengalirkan rezeki yang kamu dapatkan ke orang lain dan hal itu bisa bermanfaat untuk menghidupi keluarga-keluarga lain.

Ingat berkat seluas lautan tidak akan cukup jika kamu menampungnya seorang diri. Kamu butuh 1000 orang lagi untuk bersama-sama mengalirikannya.

Rezeki itu ibarat air yang deras, dan kamu harus mengalirinya ketempat-tempat lain. Selama ada kehidupan di tempat yang kamu aliri, maka rezeki dari bisnismu akan terus berjalan.

Hampir tidak pernah ada orang menghasilakan ratusan milyar hanya seorang diri. Pasti ada tim, dan orang-orang lain di belakangnya. 

Yuk persiapkan kapasitas dirimu, untuk mendapatkan berkatnya yang lebih besar!

Comments

  1. Ratusan milyar seorang diri?
    Bisa aja sih
    Open BO ke mentri, dan memang terpilih karena favoritism
    HAHAHAHHA

    Semoga kita semua selal terhindarkan dari kelebihan harta yang tidak kita perlukan ya Kak
    Akupun udah cukup bahagia sih rasanya dengan salary dan finance sekarang

    Temen2ku kok kayaknya tiap bulan pusing sana sini lunasi cicilan aku gapunya banyak hal tapi enjoy dan ketawa-ketawa aja haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mana bisa wkakkaka.. Itu sih duit jin dimakan setan uang panas..

      Ya, makanya jgn punya banyak cicilan mending nabung dulu baru beli

      Delete
  2. setuju..... banyak yang tak pernah puas dan bersyukur dengan apa yang dimiliki....
    posting bermanfaat....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia kak 🙂🙂 thanks sudah berkunjung..

      Delete
  3. Aku setuju banget ini, Kak.. Toh, kaya atau miskin, keduanya sama-sama merupakan ujian..

    ReplyDelete

Post a comment