Awas, Kesalahan Diet Keto Ini Justru Bikin Berat Badan Naik!


Banyak orang yang jatuh hati pada diet keto ini, sebab diklaim kalau diet ini membebaskan Anda untuk mengonsumsi makanan berlemak dengan jaminan turun berat badan. Well, kalau dipikir dengan akal sehat, sudah jelas tak mungkin seseorang yang mengonsumsi makanan berlemak bisa turun berat badan. Sebab diet keto sendiri memang tidak sesederhana itu, karena ada banyak rules yang harus dipatuhi saat melakukannya.

Secara umum, diet keto memang dilakukan dengan mengurangi karbohidrat dan memperbanyak asupan lemak. Namun persentasenya dan juga jenis lemak yang dikonsumsi harus diperhatikan dengan baik. Kurangnya pengetahuan mengenai diet keto ini menyebabkan banyak orang gagal turun berat badan dan malah mengalami berbagai masalah kesehatan. Yuk, simak apa saja kesalahan yang sering dilakukan saat menjalani diet keto:

Terlalu banyak asupan kalori
Diet keto memang mengharuskan Anda memperbanyak lemak untuk dibakar menjadi energi saat tubuh kekurangan asupan karbohidrat. Tapi bukan berarti Anda bisa makan seperti orang kalap, apalagi jika menunya termasuk junk food seperti pizza atau es krim. Pada dasarnya, kunci utama dalam setiap diet adalah defisit kalori alias mengonsumsi kalori lebih sedikit dibanding kebutuhan harian Anda. Tak pedli apapun jenis dietnya, prinsi defisit kalori ini harus dilakukan. Termasuk Anda yang menjalani diet keto juga harus tahu batas maksimal lemak yang dikonsumsi setiap harinya, dan hal ini bisa dilakukan dengan berkonsultasi kepada ahli gizi.

Tubuh tidak berada dalam fase ketosis
Diet keto ini baru bisa berhasil jika tubuh Anda berada dalam fase ketosis, di mana lemak bisa dibakar untuk diubah menjadi energi. Tapi agar fase ketosis ini tercapai, Anda diharuskan membatasi jumlah karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. Sayangnya masih banyak yang beranggapan kalau karbohidrat itu hanyalah nasi, kentang, atau lontong. Padahal, kandungan karbohidrat ada di banyak makanan dan camilan, bahkan juga minuman. Jadi kalau tidak berhati-hati, Anda bisa tanpa sadar memasukkan banyak karbohidrat ke dalam tubuh.

Kurang tidur
Anda mungkin berpikir kalau tidur sama sekali tidak mempengaruhi diet. Padahal, keberhasilan diet Anda juga sangat ditentukan oleh cukup tidaknya waktu tidur. Terutama dalam diet keto ini, lemak harus bisa diubah menjadi energi dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Namun saat Anda kurang tidur, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang menahan lemak dan juga air sehingga tubuh lebih berat. Selain itu, hormon kortisol juga bisa diproduksi jika Anda mengalami stres atau kelelahan.

Banyak konsumsi makanan manis
Daging panggang jelas termasuk makanan yang direkomendasikan dalam diet keto. Tapi beda halnya kalau Anda melapisi daging panggang ini dengan bumbu kecap dan masih menambahkan saus yang dibuat dari campuran madu. Makanan manis yang dikonsumsi terlalu sering memang tidak akan serta merta meningkatkan berat badan, tapi bisa memicu Anda untuk terus makan. Ituah mengapa orang yang sudah terbiasa mengonsumsi makanan manis akan menderita jika dipisahkan dari camilan atau minuman bergula.

Salah memilih produk olahan susu
Susu merupakan salah satu lemak baik yang perlu dikonsumsi ketika diet keto. Namun Anda harus berhati-hati dalam memilih produk olahan susu sebab beberapa brand justru mencampurkan bahan-bahan yang menjadikannya tinggi karbohidrat. Paling aman memang mengonsumsi susu sapi segar tanpa campuran bahan lainnya.
Awas, Kesalahan Diet Keto Ini Justru Bikin Berat Badan Naik! Awas, Kesalahan Diet Keto Ini Justru Bikin Berat Badan Naik! Reviewed by Riza Firli on February 09, 2019 Rating: 5

6 comments:

  1. Sy br tauk tuh... Aneh jg ya diet koq bebas makan yg berlemak.. Salah kaprah donk berarti

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggak salah kok.. Temen saya dulu ada yg diet keto dan. Berhasil

      Delete
  2. Betul itu Kaka Riza ... jadi saya juga pernah diet DEBM, karbohidrat itu ada di mana-mana; nasi, jagung, kentang, ubi, tepung (roti, cake, dll). Kurangi karbohidrat agar lemak bisa dibakar.

    ReplyDelete
  3. Wah gitu ya.. ternyata efeknya seperti boomerang ya,kebetulan lg bingung pilih2 metode diet, Sedangkan perut udah tambah buncit,temen2 ngekost jd kurus saya malah jd gemuk wkwk

    ReplyDelete
  4. baru tau ada jenis diet seperti ini... biasanya diet menghindari lemak, ini malah mengkonsumsi lemak... menarik.

    kalau saya sendiri sih pengen gemuk, tapi ga bisa gemuk-gemuk. sekarang lagi mencoba memperbaiki pola idur, karena memang sangat berpengaruh

    ReplyDelete

Powered by Blogger.