Ramuan Clovid yang Dibuat Richard Claproth Benarkah Bisa Menjadi Solusi Covid-19 ?


Richard membuat sesuatu yang luar biasa di masa Pandemi Covid-19, di episode MARSHED terbaru Marshanda berbincang dengan Richard Claproth yang membuat ramuan Clovid dan di claim sudah menyembuhkan 140.000  pasien Corona, Covid-19 di berbagai negara.

Sebelumnya, saya pun menelusuri siapa itu Richard dan apakah benar dia menemukan obat untuk pasien Covid? Ternyata, banyak pemberitaan  yang menyebutkan temuan Richard yaitu ramuan Clorine Dioxide dianggap Hoaks. 

Lalu, mengapa seorang Marshanda berani mengangkat tema yang sedikit sensitif di chanel Youtubenya kali ini? 

Berikut beberapa fakta dan hal penting yang saya rangkum dari video berdurasi 48 menit tersebut :

1.  Richard Claproth adalah seorang Scientist

Pria yang sudah dianggap seperti seorang Ayah oleh Marshanda ini merupakan seorang scientist yang dikenal Caca sejak kecil. Agar tidak ada hirarki atau batas Marshanda tidak memanggil Richard dengan sebutan om atau Papi tetapi nama saja yaitu "Richard", itu atas kemauan Richard sendiri.


2. Ilmuan Dilatih Berpikir Secara Logis dan Gunakan Logika

Richard merupakan seorang ilmuan dan ia sudah dilatih untuk berpikir secara logis. Menurutnya semua orang bisa jika belajar dan menggunakan logika, terlebih saat ini banyak informasi bertebaran di dunia maya seperti youtube dan lainnya.

Tidak sulit bagi kita sekarang ini, untuk menemukan segala macam informasi dan melakukan eksperimen sangatlah penting.


3. Richard Mengambil S3 Jurusan Geo Chemistry

Richard merupakan lulusan s3 jurusan Nuklir Isotop atau Geo Chemistry (kimia bumi) dan ia ering melakukan penelitian di lab. Ia menjelaskan kalau kimia bumi dengan kimia tubuh manusia sama misalnya bumi memiliki 70%-80% air dan tubuh manusia juga.

Bumi sebagian besar mengandung mineral, tubuh manusia pun mengandung mineral. Jadi kalau kita bisa menganalisa bumi, kitapun dapat menganalisa tubuh manusia lebih mudah.


4. Protokol Helsinski

Saat Marshanda bertanya "Bolehkah seorang Geo chemistry membuat obat dan menyebarluaskan ?" Boleh asal ada izin, namun Richard tidak khawatir karena ia menggunakan protokol Helsinki. 

Protokol Helsinki merupakan asosiasi dokter-dokter dunia, "Apabila dalam keadaan darurat ada wabah yang belum ada obatnya. Maka dokter, bisa memberikan obat yang belum terdaftar selama ada pandangan dari expert"

Tetapi ketika itu dilakukan harus ada monitor dan izin dari pasien, ungkap Richard. Setelah diizinkan pasien, hasilnya wajib di umumkan kepada institusi ilmiah terkait dan setelah itu wajib dilakukan uji klinis.


5. Richard Tidak Menjual Belikan Ramuan Clovid


Richard memberikan ramuan clovid secara free, ia tidak memperjual belikannya karena obatnya murah.


6. Istri Richad Meninggal Dunia Karena Kanker 

Richard pernah bekerja di sektor Pemerintahan dan tahun 2000 ia membuat ramuan yang dapat menyembuhkan Cancer, HIV dan lainnya. Hal itu bermula saat istrinya meninggal karena terkena cancer, dari situ ia berpikir  bagaimana agar itu tidak terjadi lagi kepada orang lain yang bernasib sama.

Ia bereksperimen di Russia dengan tikus, hingga pada 2009 ia memberanikan diri untuk membuka terapi kepada pasien HIV yang berjumlah100 orang dan dari 100 tersebut ada 1 yang meninggal.

Meninggalnya sang istri 20 tahun yang lalu, menjadi penunjuk jalan bagi Richard untuk dapat menyembuhkan banyak orang.


7. Bahan yang Digunakan Sudah Ada 200 Tahun Lalu

Banyak orang yang sudah tahu bahan ini karena sudah ada sejak 200 tahun lalu. Richard hanya mengoptimize kan agar bahan tersebut aman digunakan pada tubuh manusia seperti bisa di infuskan, di enema, hingga diminum menggunakan alat yang ia patenkan.


8. Richard Membuat COMUSAV

Richard membangun kualisi kemanusian dan kehidupan yang terdiri dari 25 negara. Saat ini ada 4000 dokter dan 10.000 scientist (24 negara diantaranya berbahasa Spanyol). Comusav sendiri didirikan setelah adanya wabah Corona sejak April 2020.

Jika para scientist ini berkumpul, itu berarti ada akumulasi ribuan tahun pengetahuan. Setelah dihimpun, mereka membentuk data base dari berbagai penyakit sehingga Comusav memiliki database yang kuat.

Jadi apabila disebuah negara ada orang yang sakit parah, mereka bisa mengkontak via zoom dan mencocokan data base yang Comusav punya bagaimana cara menanganinya.


9. Berita di Internet yang Mengatakan Hoax

Banyak berita yang menuliskan hoax, akan para netizen tidak melihat bahwa FDA sudah mengeluarkan izin. Banyak sumber yang mengatakan bahan ini berbahaya, padahal penggunaannya harus menggunakan dosis yang tepat. Seperti aspirin jika digunakan terlalu banyak juga berbahaya.

Banyak negara yang sudah mendapatkan izin untuk menjual seperti Jerman dan Hongaria. 


10. Obat yang Beredar Bisa Tidak Laku Lagi

Richard sudah memperhatikan, jika substansi atau bahan ini disebar luaskan. Maka banyak obat-obatan yang beredar tidak laku lagi sehingga nantinya ada konflik kepentingan dengan farmasi.


11.  Jika Ramuan Clovid disebarluaskan Rumah Sakit Kosong ?

Sudah terbukti, Bolivia saat presidennya sakit, hampir mati dan separuh kabinetnya ketika diberikan obat ini sembuh. Setelah itu Bolivia mewajibkan obat tersebut, dan di ratifikasi menjadi undang-undang. 


12. Dunia Kedokteran di Kuasai Oleh Farmasi

Tahukah kamu? Farmasi mengeluarkan uang yang banyak untuk melakukan research dan lain sebagainya.  Misalnya seperti kita ketahui, obat kemoterapi untuk pasien cancer sangat mahal lalu ada obat yang materialnya lebih murah sehingga obat kemo bisa tidak laku. Jadi ini kepentingan bisnis.


13. Kesehatan Manusia Dijadikan Bisnis

Kamu harus tahu, dokter-dokter tidak bisa membuat obat, mereka idak bisa membuat alat. Yang membuat obat adalah farmasi. Banyak Dokter saat ini bekerjasama dengan farmasi, sehingga jangan heran jika di Indonesia, di Amerika sudah menjadi hal yang lumrah seorang dokter mendapatkan komisi dari farmasi atas obat yang mereka resepkan kepada pasien.


14. Bahan Clovid Bisa Dijadikan Antibioterorism

Jika perang selama ini menggunakan pesawat, senjata dan lainnya. Saat ini negara bisa berperang melalui kuman (perang biologi), sebuah negara dikirim kuman agar masyarakatnya terkena wabah atau penyakit.

Bahan dari Clovid ini bisa dijadikan Antibioterorism. Bahkan sebelum terjadinya Corona di Indonesia, Richard sudah ke institusi Pemerintah untuk memberitahukannya.


15. Rate of Success  97%

Ramuan Clovid temuan Richard bukan hanya bisa menyembuhkan Corona, tetapi juga Cancer dan HIV. Tingkat dari kesuksesan ramuan ini di claim olehnya sebesar 97% dalam kurun waktu 15 tahun ini. Sedangkan untuk obat kemoterapi dalam menyembuhkan Cancer rate of success nya hanya 3% di dunia.

Banyak dari masyarakat awam, sering memakan mentah-mentah program atau anjuran yang diberikan oleh para dokter atau ahli. 

Padahal dalam pengobatan, kita sebagai pasien sebenarnya memiliki hak asasi dan pilihan untuk memilih treatment apa yang cocok untuk tubuh kita.


16. Rumah Sakit yang Bagus di Ukur Dari Mana?

Mungkin tidak banyak orang yang tahu, ketika kita memilih sebuah rumah sakit  indikator apa yang harus kita lihat.

Apakah dari alat dan fasilitas yang lengkap atau dari angka kematiannya yang rendah? 

Rumah sakit yang bagus adalah Rumah Sakit yang memiliki angka kematian yang rendah, itu berarti banyak orang sembuh setelah berobat di Rumah Sakit tersebut.

Comments

  1. Huhuhuhu, sedih mengetahui kenyataan bahwa kesehatan manusia dijadikan bisnis.
    Tapi saya sangat yakin, orang-orang itu juga tinggal tunggu waktunya akan mendapatkan ganjaran setimpal, setidaknya dia kena penyakit juga baru tahu rasa.

    Memang susah ya, banyak penemuan dijegal demi obat yang udah dipesan hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia Kesehatan manusia dijadikan bisnis biar laku obat-obatan.. makanya sekarang saya klo sakit sedikit gk langsung ke dokter minum aja obat indomaret atau herbal-herbal dulu, buah, sayur, klo gk mempan baru kedokter.. Soalnya dulu sering minum antibiotik jadi cepet sakit-sakit melulu dan gk mempan obat2 yang biasa..

      Delete
  2. Ada benarnya juga sih kesehatan dijadikan bisnis, soalnya kalo tidak ada duit maka pelayanan tidak maksimal atau malah tidak ditangani.

    Semoga saja beneran ada tuh obat covid 19 yang dibuat Richard, sehingga wabah korona ini cepat reda atau bahkan hilang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia saya juga berharap semua penyakit pasti ada obatnya, dan kita terhindar dari Covid-19 dan semua berjalan normal kembali, sekolah pariwisata dan lainnya..

      Delete
  3. Agak miris dengan pernyataan kesehatan manusia dijadikan bisnis. Meski kerap kali untuk mendapatkan kesehatan memang butuh nominal biaya yang tidak sedikit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia, bener banget dan penting makanya punya asuransi kesehatan jadinya..
      Tapi sebagai pasien kita punyak hak asasi untuk memilih treatment apa mau dokter, herbal, alternatif dan lainnya..

      Delete
  4. maslaah kesehatan yang dijadikan bisnis saya jaid ingat pernyataan Ibu ribka anggota DPR. Saya juga sepakat dengan beliau tentang hal ini karena bagaimanapun nyawa manusia tidak bisa diukur dengan harga

    menarik sekali mengenai penelitian ini, saya jadi penasaran .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia tonton saja video youtubenya..menarik kok pembahasannya
      beda dari vlogger artis2 pada umumnya..
      Marshanda lebih meng-edukasi para penonton, tapi sayangnya content seperti inni kadang kurang laku.

      Delete
  5. Ngeri juga nih kalau ada yang mengatakan penemu obat corona tapi ternyata hanya hoax, bisa satu negara kena akibatnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. ramuan ini sudah terbukti sih, sudah menyembuhkan di berbagai negara..

      Delete

Post a Comment