Artotel padukan art dan gaya hidup urban untuk yang ingin kekinian

 Design kamar artotel Jakarta oleh Wisnu Auri

Menginap di hotel, sudah sering saya lakukan sejak tahun 2014. Awalanya saya ingin menjadi reviewer hotel, restoran dan cafe.

Biasanya setiap minggu saya akan mencari tempat-tempat baru dan seru di Jakarta. Kemudian, rencananya akan saya tulis ulasannya dengan hastag  #Weekendgetaway

Campaign #weekendgetway yang saya lakukan  bertujuan untuk memberikan rekomendasi khususnya  kaum urban di Jakarta dan Surabaya yang tidak memiliki waktu,  tidak bisa pergi kemana-mana dan hanya bisa berlibur akhir pekan di dalam kota.

Sayang.. semua itu tinggal wacana.

Pada akhirnya review hotel tidak saya tulis dan foto-fotonya cuma diposting di beberapa akun social media seperti Facebook, Instagram dan Path.

Kenapa tidak jadi ditulis? 



Karena hari Senin, saya kembali bekerja (kerjaannya juga nulis). Jadi, ya terlupakan deh tuh..! Sebagian fotonya hanya saya simpan di dalam hardisk.

Artotel Jakarta adalah hotel pertama yang saya inapi untuk membuat project ini. Waktu itu 2014, kalau tidak salah Artotel baru-baru buka dan sedang hits-hitsnya karena merupakan hotel unik yang memiliki konsep urban art gitu.

Artotel Jakarta juga instagramable, setiap kamar memiliki tematik tersendiri yang dibuat oleh seniman artist. Biaya untuk menginap di Artotel waktu itu, (Nov 2014) saya tidak menggunakan booking online. Melainkan telepon langsung untuk reservasi.

Harga yang dikenakan sekitar Rp800ribu dan memiliki fasilitas :
-Spring bed
-AC
-coffee maker
-TVkabel
-kamar mandi
-toiletries
-hairdryer
-in room safe
- breakfast

Artotel Jakarta




Sebenarnya, hotel ini tidak terlalu besar. Tapi yang membuat unik adalah desain hotel dan tempatnya sangat strategis dipusat kota Jakarta, di Jl. Sunda, Menteng bersebelahan dengan Sarinah Thamrin. 

Selain kamar yang tematik, yang unik lagi adalah tangga spiral yang dibuat oleh Artotel Jakarta. Ini sih menurut saya lucu banget, pas di foto. Apalagi kalau kamu foto dibawah dan teman kamu yang fotonnya dari atas kayak gini.





EVENT at Artotel



Selain menginap, saya juga beberapa kali mengunjungi Artotel untuk lunch, dinner, hangout bersama teman-teman atau menghadiri acara-acara undangan di function room Artotel.

Acara yang pernah saya datangi di Artotel seperti screening Asia's Next Top Model Season 3. Waktu itu, para finalis memperkenalkan dirinya seperti  Ayu Gani, Tahlia Raji, dan Rani Ramadhanny.

Tak ketinggalan, ada juga alumni AsNTM seperti Bona Dea Kometa (Cycle 2) dan Filantropi Witoko (Cycle 1). Mereka membagikan pengalamannya saat mengikuti reality show  yang ditayangkan oleh Star World (sekarang Foxlife) di beberapa negara.




Filantropi WitokoBona Dea Kometa
Alumni AsNTM Indonesia

Sedangkan, acara lainnya yang pernah saya datangi di Artotel adalah Indonesia Coffe Event 2018 (prescon). Merupakan event kopi yang cukup besar dan bergengsi  di Indonesia. Diselenggarakan di dua kota yakni Jakarta dan Bali.

Menurut pengamatan saya, Artotel sangat aktif bekerjasama dengan event-event lokal maupun bertaraf internasional. Dimana benang merahnya acara tersebut memiliki unsur art. 

Yang saya ingat lagi, Artotel pernah menjadi official hotel untuk para finalis Wajah Femina 2015.

Oh ya, ngomong-ngomong Wajah Femina. Waktu itu, saya juga  pernah janjian lunch sama teman di Roca dan kebetulan teman-teman saya adalah alumni  Wajah Femina 2013.

Jessica Eveline Wita Juwita 

Selesai lunch di RoCa , kita juga foto-foto di art space lantai 2. Asyiknya foto di artotel sih bebas-bebas aja (gak ditegur).  Selama kitanya gak mengganggu dan tidak merusak lah ya.

Lagian buat apa sih Artotel bikin hotel yang art dan instagramable?  Kalau bukan buat difoto sama para tamunya. hehehe. 

Di art space lantai 2 sering banget diadaiin exhibition lukisan, foto, atau pajangan-pajangan (seperti patung). Jadi buat kamu yang ada disekitar Thamrin bisa mampir aja buat liat-liat sesuatu yang art di Artotel.

Wita Juwita Face of Jakarta Fashion Week 


F n B
Artotel Jakarta



Chicken cordon blue & coffee latte
Lukisan glow in the dark
dibuat saat memperingati earth hour

Untuk makanan di RoCa itu banyak pilihannya. Mau makanan Indonesia sampai western pun ada. Sedangkan jika kamu kesini saat bulan puasa. Biasanya dia ada menu buka puasa yang all u can eat. Lebih murah sih jatohnya, waktu itu Ramadan 2015 saya all u can eat di Artotel Jakarta cuma Rp. 130ribuan termasuk minum.

Terakhir saya datang ke RoCa pas lagi ada earth hour 2018. Acaranya seru, jadi sekitar 1 jaman (lebih kali) Artotel berpartisipasi mematikan lampu-lampu di restorannya dan menggantikannya dengan lilin-lilin gitu.

Acara tersebut juga diisi oleh  live music, workshop painting dengan tinta glow in the dark dan ada promo makanan 60%. Pokoknya seru banget deh dan saya jadi sibuk instastories disana dengan hastag #Connect2earth.




BART
Bar at the roof top



 Kalau di BART Rooftop nya, saya pernah juga kesana. Tapi sayang gak makan, karena tempatnya waktu saya kesana lagi full waktu. Tapi jangan sedih, baik siang atau malam saya pun udah foto-foto disana. Tempatnya emang asyik banget buat hangout dan bagus buat foto-foto sangat instagramable.



Artotel Surabaya 

Artotel Surabaya, model: shela netta
Selain di Jakarta, Artotel juga ada di Surabaya (dan sekarang Artotel sudah ada di Bali dan Jogja).

Karena rasa penasaran saya dengan Artotel Surabaya. Akhirnya saya melakukan staycation 2 malam disana sekaligus berwisata kuliner keliling Surabaya di akhir pekan.

Artotel Surabaya, menurut saya sih mirip-mirip dengan Jakarta tapi versi lebih kecil kecil. Disana ada juga loh tangganya tapi ya gak semelingkar dan sebesar tangganya yang di Jakarta.

Yang unik dari Artotel Surabaya, dia menyediakan sepedah untuk kita bersepeda disekitar situ. Oh ya, Waktu saya datang Artotel Surabaya Desember 2015, sedang ada pameran painting tapi dalam media paper bag.  


Room Artotel Surabaya




Untuk kamar Artotel di Surabaya yang saya dapatkan waktu itu. Buat saya gambarnya kurang begitu menarik. Tapi masih bagus, larena yang namanya seni itu gak ada bagus atau jelek yang ada adalah selera. Untuk fasilitas sih hampir mirip dengan Jakarta, cuma bedanya tidak ada coffe maker gusto. Sedangkan untuk toiletier dan lain-lainnya tertata apik dan bersih. Oh, ya lupa untuk pintu sih, dia di lukis bagus lucu gitu desain gambar pintunya.

Pada hari terakhir, jam 12 saya mau pulang. Tiba-tiba di Artotel sedang ada acara fotografi "Beetalk Hunt" yang diselenggarakan oleh aplikasi chatting Betalk.

Acara tersebut adalah acara komunitas fotografi dan bisa diikuti oleh tamu hotelnya juga (kalau mau) dengan syarat menginstall aplikasi beetalk. 

Berhubung hari itu mendung dan pesawat saya masih nanti malam, akhirnya saya pun mendaftar. Lumayan kan untuk killing time dari pada kemana-mana nanti ujan.

Acara Beetalk hunt waktu itu juga seru banget. Karena selain kita bisa mengexplor artotel Surabaya, kita juga disediakan model-model remaja.


Yang berkesan, dan masih saya inget. salah satu model Beetalk Hunt, Sherry Lanetta Torana . Hingga hari (01/08/2018). Foto saya masih digunakan untuk picture profilenya di instagram.  Berarti sudah hampir tiga tahun ya gak kerasa.

Saat saya mengintip akun instagramnya, ternyata dia sudah lulus dan di wisuda dengan predikat cumlaude  pada  Oktober 2017 lalu loh. Dan Shela ini juga mendapatkan penghargaan Top 10 Young Entrepreneur from 210 Entrepreneurs, Young & Shine yang diselenggarakan Pantene dan Femina. *keren kan




Foto bersama seluruh peserta Beetalk Hunt Surabaya. Hayo tebak saya yang mana? *clue orange jumper

FnB 
Artotel Surabaya
pasta salmon
frapucino hazelnut
dessert 
Lontong Balap menu sarapan Artotel SBY

Suasana RoCa SBY



Untuk makanan, di Artotel Jakarta dan Surabaya kayaknya memang ada sedikit perbedaan tapi basicnya sih sama aja. Mungkin kalau di Artotel Surabaya, jauh lebih terjangkau sih (kalau menurut saya loh)

Misalnya di Artotel Jakarta menginapnya bisa Rp800ribu (semalam) di Artotel Surabaya separuhnya atau dengan harga satu malam di Jakarta dapat dua malam di Surabaya.

Untuk harga makanan, saya gak tau sih lebih mahal atau murah (kurang perhatiin).

Tapi yang jelas, di RoCa Surabaya. Saya pernah menemukan geng-geng remaja anak SMA yang masih lucu-lucu makan disana.

Berarti, kalau anak SMA aja bisa berkunjung ke cafe / resto yang ada di Artotel, berarti harga di Surabaya masih lebih terjangkau lah ya.

Tapi gak di artotel aja, tempat-tempat makan dan hotel lainnya di Surabaya itu relatif lebih murah dibanding Jakarta. Memang! Makanya kota Surabaya jadi kota kedua buat saya untuk membuat review #weekendgetaway.

para remaja SMA sedang berkumpul di RoCa Artotel Surabaya

Oh ya, waktu itu Ko Billy Oscar juga sempet  mengundang saya di acara ulang tahun Artotel Jakarta yang ke-2 or 3 dan acaranya pas weekend (saya lupa). Tapi sayang waktu itu, saya  berhalangan  dan nyesel juga sih gak dateng karena dari beberapa influencer timelinenya di instagram seru-seru gitu.

Untuk Artotel Sanur, saya sih belum cobain sampai sekarang setelah dibuka April 2016. Tapi kata dua teman yang udah kesana, Artotel Sanur lebih bagus lagi tempatnya/  

Yang berkesan dari cerita teman saya, saat acara media trip Artotel Sanur. Besoknya itu hari raya nyepi dan dia memang extend sendiri dari kantornya.

Cuma karena  berpikir akan ribet karena cuma sehari, dia mau extend aja di Artotel (bayar sendiri) tapi ternyata manager hotelnya malah ngasih dia free. Baik banget sih itu, karena katanya pas nyepi  juga gak bisa kemana-mana, gak bisa ngapa-ngapain jadi ya disana aja sehari lagi.

Tangga Artotel Surabaya

Setelah Sanur, Artotel juga hadir di Jogja. Jika dilihat dari timeline teman saya yang udah nginep dan foto-foto disana. Artotel Jogja tempatnya lebih lucu lagi. Beda sama Jakarta, Surabaya. Kalau di Jakarta pakai tangga dia ada perosotan spiral.

Wah next trip kalau ke Jogja saya mau cobain nginep disana.

Okelah sekian cerita dan pengalaman #Weekendgetaway saya untuk hotel, yang hampir 3-4 tahun baru saya  tulis dan sampai ketemu di review #Weekendgetaway hotel selanjutnya.

Kesimpulan:
Oke, jadi Artotel itu menurut saya cukup recomend buat yang cari hotel untuk staycation atau hollystay. Atau buat kamu yang pingin weekend tapi gak punya waktu buat jalan-jalan keluar kota. Artotel sangat recomended karena dia memiliki nuansa yang beda, tidak terasa kaku, art banget lah tidak seperti hotel kebanyakan.

Bagi kaum urban style, artotel sih cocok. Apalagi hotelnya tidak terlalu besar jadi nyaman untuk sendiri. Tapi, jika kamu berlibur ingin bersama keluarga, sayangnya fasilitas Artoel Jakarta- Surabaya sangat minim. Dengan harga kisaran Rp 800-1jt di Jakarta kamu bisa mencari hotel yang memiliki pool dan gym. Saya pribadi prefer ke Artotel Surabaya karena harga semalam Jakarta dapat dua malam dan beberapa menu makanannya selisih lebih murah.




Thamrin:
Jl. Sunda No.3, RT.8/RW.4, Gondangdia, Menteng,
Jakarta Pusat, 10350
(021) 31925888

Surabaya : 
Jl. Dr. Soetomo No.79-81, DR. Soetomo,
Tegalsari, Kota SBY,
Jawa Timur 60264
(031) 5689000


Artotel padukan art dan gaya hidup urban untuk yang ingin kekinian Artotel padukan art dan gaya hidup urban untuk yang ingin kekinian Reviewed by Riza Firli on August 02, 2018 Rating: 5

2 comments:

  1. Wah pasti kesehariannya juga sibuk ya. Pekerjaannya menulis dan juga penulis blogger.
    Salut dengan membagi waktunya 👍.

    Meski artikel mengenai Artotel menginap dari 2014 lalu, tetap keren ulasannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh makasih yaa, sudah berkunjung lagi.. sekarang full time blogger aja deh 😃😄

      Delete

Powered by Blogger.