Tuesday, 10 July 2018

Santap Pizza Di Restoran Italia Ocha Bella


Pembuatan Pizza di restoran Italia Ocha Bella 

Pizza merupakan makanan khas italia yang sudah familiar bagi masyarakat Indonesia. Salah satu restoran Pizza yang cukup saya gemari adalah Pizza Hut karena memiliki varian rasa dan toping beragam. Ditambah pinggiran pizzanya bisa dipilih juga.

Mau keju atau sosis? Tergantung masing-masing selera.

Tapi bosen juga ga sih? Kalau makan Pizza ke Pizza Hut terus. Sekali-kali pingin dong cobain Pizza yang memiliki cita rasa authentic Italia. 

Dan kali ini saya mau coba me-review salah satu restoran yang berada di Hotel Morisey, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat. Bernama Ocha & Bella.


Saya sendiri, sih. sudah beberapa kali ke Ocha Bella. Kayaknya sekitar tiga or empat kali sekitar tahun (2015-2018). Tapi baru kali ini kesempetan untuk coba me-review.

Untuk makanan yang di sajikan di Ocha & Bella sangat beragam. Mulai dari western, asian, risoto, zuppa soup, makanan berat (big meal), appetizer, salad, dan tak ketinggalan my favorite yaitu Pizza dan  Pasta.

mexican pizza

chicken fajitas

echiladas pasta, rasanya spicy banget!


Untuk nama-nama menunya sih emang agak susah ya. Karena beberapa nama menunya menggunakan bahasa Italia kayak Fettucine Branzino E Zucchine, Salmone E Mascarpone, Paperoni E Malanzane. Ia kan ? Agak ribet pengucapan nama-namanya. Gak ngarti...! Jadi tiap kesini emang selalu random pesennya.

 Sayangnya lagi, buku menu disana tidak dilengkapi dengan gambar. Lebih banyak tulisan.

Jadi cukup bingung. Tapi tenang aja, di buku menunya ada penjelasannya dan dijelasin juga ingredient makanan tersebut apa.

Tapi, bila kamu masih bingung. Tenang aja! Waiters disana  sangat ramah dan mau membantu menjelaskan. Dan jika kamu  masih galau juga. Mereka pun bisa memberikan saran menu mana yang lebih cocok atau recommended.

Untuk rasa, beberapa menu yang pernah saya coba sih cocok-cocok aja dan enak. Saya pernah memesan pizza yang dibuat sesional, dibikin khusus oleh chef-nya dan cuma ada di bulan tersebut.

Menurut saya, ada beberapa menu di Ocha Bella yang agak sedikit hambar. Seperti kurang bumbu. Maklum ini kan emang restoran western yang agak authentic dan banyak bule yang dateng.

Dan maaf-maaf lidah-lidah Pizza Hut atau lidah-lidah chinese food seperti saya. Jelas kurang berasa,  karena biasanya makan makanan yang berani bumbu, gurih, dan kalau bisa bermicin hahahaa.

Untuk minumannya pun beragam, cuma saya tipe orang yang lebih demen pesen yang seger-seger kayak juice atau lychee tea.

Ocha Bella juga memiliki konsep open kitchen. Jadi kita bisa ngeliat cara mereka membuat Pizza dari adonan hingga pembakaran yang dibuat ala-ala traditional khas italia.


salmon pizza


Ravioli Di Gamberi Con Mango Fresco  (foto: @Edjozeph)

Fettuccine Branzino E Zucchine (foto: @edjozeph)

Ambience restoran Ocha Bella menurut saya lumayan 'PeWe'. Apalagi untuk nongkrong dan ngobrol berlama-lama. Tersedia area indoor maupun outdoor, area smoking maupun non smoking. 

Pada area outdoor cukup rindang karena banyak pohon-pohon disekitarnya. Interior restoran terkesan hangat karena lantai dan meja-meja terbuat dari kayu. Ditambah lagi, lampu-lampu disan bernuansa kuning ngebuat saya merasa betah berlama-lama layaknya di sebuah coffee shop.


Mines-nya kalau malem-malem dan makin malem Ocha Bella ini jadi banyak nyamuk. Mungkin karena efek banyak pohon-pohon disana.

Paling better sih dateng  siang-siang  atau sore. Karena cahaya buat foto-foto jadi lebih bagus, kalau malem kan kuning banget. Pencahayaan di Ocha Bella saat malam akan lebih susah, apalagi jika kamera atau hape kamu kurang bagus untuk mengambil gambar low light.

 Overall beberapa kali ke Ocha Bella dari 2015-2018 suka-suka aja. Untuk harganya ya lumayan, gak gitu mahal-mahal banget "worth it lah" apa lagi buat nongkrong lama-lama disana.

2 comments:

  1. wah lidah aku lidah orang indonesia asli, kalau piza suak sekali gak, gak suka juga gak

    ReplyDelete
  2. aku malah pingin ravioli
    suka banget dibanding pizza malah
    duh enak banget itu

    ReplyDelete