Wednesday, 21 August 2013

Menunggu pertama dan terakhir



Menunggu dengan penuh jiwa yang sesak
Aku merenung di kepadatan antrian bus transjakarta
Saat pulang kerja apa kamu ingin buru-buru sampai kerumah?
Tidak deganku karena aku bukan tipe orang yang ingin pulang terburu-buru
Justru aku lebih senang menjadi yang terakhir.

Menunggu menghabiskan semua waktu
dan kepenatan dipojok terfokus dengan sebuah gadget kecil untuk menulis
Menghabiskan semua waktu perlahan-lahan hingga sepi
 disitulah terasa ketenangan yang tak bisa aku gambarkan.
Ada Sebuah seni menunggu hingga semuanya berakhir
Begitu juga dengan datang lebih pagi

No comments:

Post a Comment