Tuesday, 28 August 2012

Agama dan Dosa


Apakah agama itu ?
Menurut saya agama adalah sebuah cara, jembatan manusia untuk berhubungan dengan Tuhannya.  Masing-masing agama dan alirannya mempunyai cara yang berbeda dan pendapat yang berbeda-beda pula.

Karena disatu agama saja sekarang ini mempunyai banyak aliran dan mempunyai pemahaman masing-masing dengan pembenaran serta dalil-dalilnya. Sehingaa perbedaan pendapat dalam sebuah aliran dan agama  menjadi suatu permasalahan yang sangat susah dipecahkan. Semua Hal itu dikarenakan sudut pandang  dan pemikiran manusia yang berbeda-beda dalam melihat segala suatu permasalahan.

Kadang orang salah mengerti mengenai agama dan ke Tuhanan. Banyak orang yang menuhankan agama sehingga mereka seperti dibatasi oleh sekat-sekat di dalam pikiran mereka. Hal itulah yang membelenggu manusia sehingga orang-orang banyak yang melanggar aturan dari ajaran agamanya.

Misalnya islam dalam ajarannya melarang umatnya untuk meminum minuman keras atau minuman yang mengandung alkohol. Tetapi anak muda zaman sekarang tidak ragu lagi untuk meminumnya sebagai gaya hidup tuntutan pergaulan.

Dan bagi orang kristen misalnya dilarang bercerai karena pernikahan adalah sesuatu yang dipersatukan Tuhan, dan sesuatu yang telah di persatukan Tuhan tidak boleh dipisahkan. Akan tetapi banyak orang yang kristen sekarang ini yang melakukan perceraian.

Hal itu semua mungkin dikarenakan manusianya sendiri. Manusia yang menuhankan sebuah agama,  menurut saya yang benar seharusnya adalah orang yang memiliki Tuhan dan takut akan Tuhan. Bukan takut akan dosa atau pada neraka. Dimana kita dahulu waktu kecil sering ditakut-takuti oleh kedua hal tersebut.

Menakut-nakuti seorang anak dengan dosa atau neraka hal itu tidak akan efektif jika ia sudah besar kelak. Dan mungkin ia akan melakukan hal-hal yang menurut agama itu dilarang. Hal itu disebabkan karena manusia hanya percaya apa yang dapat dilihatnya ketimbang hal yang tidak dapat dilihat dengan menggunakan matanya.

Jadi sebaiknya sebelum seorang anak di ingatkan akan dosa atau hal yang melanggar aturan agama.  Seharusnya kita sebagai orang tua lebih memberikan pemikiran yang sederhana. Untuk memahami dahulu kepada pola pikir si anak mengapa hal itu dilarang dari segi yang dapat dimengerti dan mudah di pahami olehnya.

Misalnya bagi umat islam yang diharamkan meminum minuman beralkohol coba anda menelaah lagi dan memberi pengertian kepada anak-anak kita mengapa hal itu dilarang?  Kita bisa memberikan gambaran untuk melihat hal tersebut dari segi yang berbeda misalnya dari sisi kesehatan jika mengkonsumsi alkohol. Apa dampaknya? Jika dilihat dari segi kesehatan alkohol dapat merusak kesehatan, memabukan dan jika orang sudah mabuk akan merepotkan atau merugikan orang lain makanya hal itu menjadi dilarang.

Dan untuk masalah perceraian jika dilihat dari segi sosial dan psikologis anak-anak lah yang akan menjadi korban akibat perceraiaan dari kedua orang tuanya. Makanya hal itu dilarang di agama kristen dan di agama islam sendiri memang diperbolehkan bercerai namun tindakan tersebut dibenci oleh Allah.

Janganlah menakuti anak-anak dengan dosa atau siksa neraka secara blak-blakan karena masing-masing anak memiliki pandangan yang berbeda dalam melihat segala sesuatu yang belum benar-benar mereka pahami.

Anak-anak lebih gampang mencontoh orang-orang dewasa disekitarnya. Maka mulai dari orang tua dan lingkungan sekitarnyalah yang sangat berperan dalam mengedukasi mereka agar dapat mencontoh dan mengetahui hal-hal yang baik. Mana hal yang dibolehkan dan mana hal yang dilarang, karena membahayakan.

Dosa menurut saya adalah sesuatu yang tidak baik dilakukan karena akan membahayakan baik untuk diri kita sendiri atau orang lain. Makanya Tuhan memberikan aturan, perintah dan larangannya untuk kita telaah dan pahami mengapa hal itu dilarang.

Jangan hanya semata-mata menyuruh seorang anak dengan memaksa melakukan ini itu. Tetapi kita tidak memberikan pemahaman yang jelas mengapa hal tersebut harus dilakukan dan mengapa hal yang satunya lagi, tidak boleh dilakukan.

Guru agama dan orang tua sebaiknya harus lebih menjelaskan dan meluruskan kepada anak-anak mengenai konsep Ketuhanan, Agama, Dosa, Neraka dan hal-hal  penting lainnya yang selama  ini caranya agak salah diberikan. 

Mengajari anak akan pentingnya toleransi beragama juga amat penting. Karena hal itu akan membuat mereka sadar bahwa agama bukanlah sebagai batas yang memisahkan hubungan antara manusia dikarenakan tidak se agama. 

Janganlah memberikan perbandingan sebuah agama dengan aliran agama yang lain kepada anak-anak berdasarkan opini karena hal itu akan membingungkan mereka. Hal tersebut akan menjadi stigma yang negatif dalam kehidupannya kelak dan membingungkan dalam menilai ajaran agama. 

Karena di negara kita ini yang mempunyai berbagai macam ras, suku, bahasa, dan agama yang beraneka ragam. Kita hidup berdampingan, saling membutuhkan dan saling menguntungkan satu sama lain.

Tuhan menciptakan perbedaan di dunia ini agar dunia ini penuh warna
sehingga manusia dapat mempelajari serta memahami perbedaan-perbedaan tersebut.
Dan manusia akan menemukan indahnya kebenaran yang membawa kedamaian dalam hidupnya....

by:
@rizafirli

15 comments:

  1. hmmmmm, agama, tuhan, ketuhanan kalo mau diperbesar lagi. gue mau nanya sih.
    apakah kalo surga dan neraka itu gak ada, orang2 masih mau memiliki agama ? orang2 masih percaya tuhan gak sih ?

    ReplyDelete
  2. heee semua agama itu sama loo, mungkin itu kesadaran dari manusia itu sendiri akan adanya dosa ~ ~

    ReplyDelete
  3. pada dasarnya semua agama itu memiliki tujuan yang sama yaitu, mengajarkan kebaikan pada umatnya

    ReplyDelete
  4. Bener nih, bener. Aku personally orangnya suka rada skeptis kalo masalah agama-agama gitu. Kenapa harus gini dan harus gitu? Kadang mesti ada penjelasan yang ilmiah dan logis baru bisa percaya.

    ReplyDelete
  5. Yah ngomongin soal Agama pemahaman gue masih dangkal, takut salah kaprah.
    Kalo Dosa jelas sesuatu yang gak baik bagi diri sendiri dan orang lain.

    ReplyDelete
  6. waduuh ga ahli dalam bidang keagamaan nih gua ._. eh iya follback yahh

    ReplyDelete
  7. agama itu sangat penting dalam kehidupan kita, agama itu juga buat ngedeketin diri kita ama Tuhan :)

    ReplyDelete
  8. terlalu sensitif kalo kita ngomongin agama bang, soalnya masalah keyakinan diri masing2. sebagian emang ada yg menghargai banget arti perbedaan tapi ada juga yg gak. bahkan yg gak ini bisa berindak extreme kaya teroris .

    ReplyDelete
  9. gak gampang jadi orang tua..
    Mendidik anak2nya,apa lg dizaman seperti sekarang ini...
    Meski udah diajarkan dg pendidikan agama yg baik oleh ortu,belum tentu anak tidak akan trjerumus pda perbuatan yg dilarang agama...
    Krna smua pelajaran gak hanya didpt dr keluarga..tp jg dr lingkungan..

    ReplyDelete
  10. wah. masalah sensitif nih....
    saya bkn org yg ahli dalm hal in tp emg bner, toleransi agama i2 pnting bnget.

    ReplyDelete
  11. aku beragama, tapi tetep aja masih ngelakuin dosa. ssah ngilangin kebiasaan dalam berbuat dosa, abisnya iming-imingnya kenikmatan mulu lho...

    ReplyDelete
  12. nah iya, setuju banget dengan ini postingan. toleransi antar umat dan jangan di banding bandingin agama satu dan agama yang lainnya..

    ReplyDelete
  13. gue susah neeh bang kalo koment kayak beginian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha, mau tau cara mudahnya? ketik REG spasi TOLONG kirim ke Eyang Makmur :p

      Delete
  14. dear teman teman semua terimakasih responnya.saya senang sekali banyak yg koment hari ini
    postingan ini :D

    ReplyDelete