Wednesday, 30 May 2012

Miss Jinjing Rumpi Sampai Pagi

Judul : Miss Jinjing Rumpi Sampai Pagi
Pengarang : Amelia Masniari
Penerbit: Gagas Media
cetekan : ke-3, 2009
editor: Resita Wahyu, Christian Simamora
Tebal : 166 hal





Ini dia buku ke dua dari Miss Jinjing dengan judul Rumpi Sampai Pagi, yang sebelumnya buku pertama bertema belanja yaitu Miss Jinjing Belanja Sampai mati (yang juga saya pernah ulas dahulu tentang buku terdahulunya)

Buku ini sih sebenarnya tidak ada jalan cerita karena si penulis berawal dari ngeblog dan milis saja. Jadi kebanyakan buku disini obrolan tentang berbagai macam rumpian yang menurut saya rumpiannya ibu-ibu gosip hehehe ^_^

Tapi si penulis menceritakan rumpiannya di buku ini berdasarkan pengalaman pribadi atau pengalaman teman-teman, saudara, rekan dan komunitas milisnya yang mempunyai hobi sama. Buku ini menceritakan hal-hal yang menurut saya cukup blak-blakan dan tidak dipungkiri hal-hal seperti perselingkuhan, kegiatan berbelanja, gaya hidup kelas high end misalnya membuang-buang uang demi tampil cantik demi menjaga penampilannya yang umurnya bisa dibilang tidak muda lagi.

Ada juga di bahas tentang perselingkuhan, baik cerita dari si teman-temannya, bahkan tak jarang hal itu ia alami misalnya ia sering memergoki pejabat, pengusaha, atau rekannya yang sang suaminya sedang berselingkuh di hongkong atau singapura saat ia juga sedang berada disana atau ketemu di bandara atau juga pusat perbelanjaan. Wahh pokoknya seru deh pembahasannya yang namanya rumpian atau gosip si MJ (miss jinjing)

Buku ini untuk 18+ kalau menurut saya karena di dalamnya juga ada pembahasan soal ranjang hubungan suami istri, uppss jangan ngeres dulu ya buku ini bukan buku vulgar kok bahasanya. Bahasanya cukup sopan karena masih dalam konteks yang wajar menurut saya. Bahkan dikemas dalam ceritanya yang lucu sampai saya ketawa ngakak.

Pernah nih di satu bab saya baca tentang membahas pejabat pengusaha yang kaya raya yang suka berselingkuh dengan wanita lain yang lucunya gini pada suatu hari sang istri sedang berada di ruangan si suaminya karena takut ketahuan karena sedang berada diruang kerjanya dan takut kepergok sedang memata-matai di ruangan suami, sang istri pun akhirnya mengumpat di lemari karena sang suami melihat kok lemari belum di kunci akhirnya si suami mengunci lemari tersebut (tanpa tahu ada istrinya di dalam) istrinya di dalam itu diam saja tak bersuara karena takut ketahuan. Tak tahu akhirnya lemari tersebut dikunci sang suami akhirnya keesokan hari ketika sang suami sedang mau mengambil sesuatu di lemari si suami menemukan istrinya mati lemas karena terkunci di lemari. Ada lagi cerita yang serupa tapi kejadiaannya di mobil sang istri yang mengumpat di bagasi lalu akhirnya keesokan hari ditemukan mati lemas di bagasi

sumpah saya jadi ketawaa pas baca bab tersebut benar-benar realita yang konyol dari para orang-orang kaya tersebut yang istrinya menjadi korban perselingkuhan suaminya. Padahal suaminya orang yang di hormati karena harta dan kedudukannya dimata masyarakat.

Komentar saya mengenai buku ini:
ya bagus sih bukunya, cuma menurut saya lebih seru buku pertamanya Miss Jinjing Belanja Sampai Mati. Pembahasan yang di bahas sih cukup realita jadi cukup cepat saya membacanya, lugas gak bertele-tele.

Gak tau kenapa saya lebih suka dan lebih cepet jika membaca buku yang cerita non fiksi dari pada yang cerita fiksi seperti novel.

No comments:

Post a Comment