Thursday, 11 August 2011

Namaku Tidak Pakai 'Y' (Keliru nama #eps 1)

Sepanjang hidupku selalu di kesalkan dengan masalah kekeliruaan. Kekeliruan simpel namun itu sangat berarti buat sebuah nama. Karena nama adalah sebuah doa.

Hal itu bermulai dari saatsaya SD di SD Muhammadiyah waktu sebelum kelulusan SD saya ditanya masalah nama yang akan ditulis di Ijazah dan itu sudah di konfirmasi sama wali kelasnya kalau penulisan nama saya itu Riza Firliansah penulisan kata firliansah yang selama ini Firliansyah memakai huruf Y ditengah itu seharusnya tidak memakai huruf 'Y' karena sesuai akte kelahiran saya memang begitu.

Tapi ketika cetak ijazah sudah keluar. Kesalahan tetap saja terjadi di penulisan ijazah saya. Dan akhirnya hal itu diurus karena ada kesalahan nama. Sampai akhirnya saat saya sudah SMP kelas satu awal-awal. Saya harus pergi ke SD kembali untuk mengambil ijazah yang sudah di revisi ternyata sudah dapat diambil tetapi lalu saya harus cap tiga jari dan tandatangan kembali.

Saat SMP kelas 3 waktu itu sebelum ijazah akan di cetak jauh-jauh hari sebelum UAN bahkan wali kelas saya pak Taryadi sudah   mengkonfirmasi  dan mencocokan nama-nama anak agar tidak ada yang salah dalam penulisan Ijazah. Namun lagi lagi ijazah saya yang keluar adalah Riza Firliansyah Ardasy lagi lagi memakai huruf 'Y' dan yang lebih lucu lagi adalah tanggal lahir saya menjadi tahun 29 Juni 2019 padahal waktu itu saya lulus saja tahun 2004 secara logika saya semestinya belum lahir bahkan tahun tersebut belum sampai 2019. Ijazah tersebut akhirnya tidak saya proses dan saya revisi karena sudah sibuk mengurus pendaftaran di SMA dan menjadi murid baru jadi saya tidak sempat ke SMP lagi.

Saat SMA hal itu juga terulang kembali pada awal masuk sampai 2007 saya lulus dari SMA mulai dari rapot sampai dengan Ijazah SMA dan Kartu Tanda Penduduk  saya pertama kali dibuat juga mengalami kekeliruan.  Saya pun sudah pasrah dan gak mau tahu dan gak mau perduli hal itu. Yang terpenting dipikiran saya waktu itu saat saya nanti kuliah tidak boleh ada lagi kekeliruan nama yang sepele tersebut.

Dan pada saya kuliah awal masuk pencatatan nama akhrinya benar. Hal itu terjadi pada kartu mahasiswa saya yang tercetak sesuai dengan akte kelahiran saya Riza Firliansah Ardasy. Dan saya sangat senang sekali karena dari SD SMP SMA Kuliah nama itu baru pertama kali ditulis dengan benar di kartu mahasiswa dan absensi.

Namun tidak juga selalu salah sih. Waktu saya masuk ke SMP Negeri 73 saat pembagian raport ibu Emar Martini selaku wali kelas saya  menuliskan nama saya dengan benar Riza Firliansah tidak memakai huruf Y :)
namun berikutnya wali kelas saya  seperti di kelas 2, dan 3 bahkan di Ijazahnya penulisan namanya salah.

dan yang tidak salah yang menuliskan nama saya yaitu LP3IA tempat kursus bahasa Inggris saya yang dulunya berada di bilangan Tebet ia menuliskannya dengan benar. Saat saya SMP saat mengikuti training ESQ penulisan nama name tag sampai sertifikat penulisannya benar yaitu Riza Firliansah
saat saya mengikuti lomba daur ulang pada tahun 2006 dan mengikuti seminar how to survive in live penulisan kedua sertifikat tersebut juga terkoreksi dengan benar Riza Firliansah. Yang disitu tulisannya tidak ada kata 'Y' atau dalam bahasa spanyolnya disebut dengan i grega.

Saat saya mendaftar program diploma 1 design grafis di interstudi saya menuliskan nama saya saat mengisi formulir tidak memakai huruf Y namun  di absensi dan di kartu tanda mahasiswanya bertuliskan Riza Firlians'Y'ah sampai di penulisan Sertifikat ijazahnya.

Namun saat beberapa minggu lalu saya ke kampus untuk mengambil ijazah s1 saya. Saya cukup lega dan senang karena tidak ada kekeliruan dipenulisan katanya.

Setelah saya telusuri penulisan kata salah itu sudah ada sejak zaman saya Taman Kanak-Kanak. Padahal jelas-jelas tercantum sebenarnya di akte maupun surat keterangan rumah sakit Pertamina nama saya tidak memakai huruf 'Y' dan jelas jelas disitu tertulis Riza Firliansah Ardasy.

Dan yang saya heran adalah kenapa sampai sekarang orang-orang itu tidak pernah teliti menuliskan nama saya? Mengapa mereka begitu ceroboh? mengapa mereka seenaknya mengganti nama orang lain? mengapa mereka tidak mengecek dan melihatnya dengan teliti? kenapa bisa sebodoh itu memang mereka tidak bisa membaca? kenapa suka ditambah-tambahin atau di kurang-kurangin? Apa mungkin budaya manipulasi dan korupsi tidak hanya berada di dalam uang tapi juga berada di huruf dalam sebuah nama atau kalimat? Saya yakin jika orang Indonesia tidak pernah teliti untuk mencerna sesuatu Bangsa ini akan gampang sekali salah persepsi dan terhasut oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab demi kepentingan dirinya.

SAYA MENGUCAPKAN TERIMAKASIH UNTUK INSTITUSI SERTA ORANG-ORANG DIDALAMNYA YANG MENULISKAN NAMA SAYA DENGAN BENAR DAN TELITI

surat keterangan lahir RS Pertamina Pusat

akta kelahiran dari kelurahan

certificate bahasa inggris dari LP3IA

Ijazah sd yang salah. lalu direvisi karena
 terjadi kesalahan  nama. Dan akhrinya benar 


guru smp negeri 73 wali kelas pertama saya
menuliskan nama saya dengan benar :) thx ibu Emar Martini
sertifikat Training ESQ

piagam penghargaan dari
EMP Mallaca Strait 

sertifikat workshop 

Kartu mahasiswa
ijazah S1

Sertifikat sekolah pasar modal basic

sertifikat sekolah pasar modal intermediate

No comments:

Post a Comment