Monday, 27 June 2011

Karena Aku Mencintaimu

Judul : Karena Aku Mencintaimu
Jenis : Fiksi
Pengarang : Andrei Aksana
Penerbit : Gramedia









Sinopsis Cerita : 
pada saat liburan Jeryn berkunjung ke Belanda menengok sepupunya yang kuliah di Amsterdam. Saat di Belanda ia dikenalkan oleh seorang teman sepupunya tersebut bernama Ellena.Dan saat berlibur disana mulailah ia melupakan sejenak pacarnya yang di Indonesia ia menemukan benih-benih cinta yang tumbuh diantara Jeryn dan Ellena sampai akhirnya saat pulang ke Indonesia jeryn memutuskan pacarnya lalu melamar Ellena untuk menjadi istrinya.

Sampai akhirnya mereka menikah hidup bahagia disaat umur perkawinan mereka sudah bertahun-tahun lamanya kebahagiaan itu terasa kurang lengkap disaat karier keduaya sedang meningkat. Ada sedikit pertanyaan yang selalu merisaukan Ellena yaitu pertanyaan seputar "Kapan punya Anak?" mungkin hal itu menjadi momok yang menyakitkan sebagai seorang wanita karena dianggap tidak bisa punya keturunan.

Berbagai carapun mereka lakukan. Mereka bersama-sama ke dokter kandungan dan ternyata Ellenalah penyebabnya karena ia divonis dokter Infertil atau Mandul. Dia belum percaya akan dokter di Indonesia akhirnya ia pergi ke Singapura untuk mengetes ulang namun hasilnya tetap menyedihkan ia tetap MANDUL.

Mulailah Ellena stres dan akhirnya ia diajak jalan-jalan oleh Jeryn ke daerah Jogja dan diam-diam Jeryn membeli sebidang tanah di sebuah desa di Jogja. Saat ingin melunasi pembayaran tanah tersebut ada rencana jahat Ellena untuk membuat perjanjian terlarang yaitu ia akan membayarkan dengan syarat ia meminta anak gadis Bapak tersebut untuk dipinjam rahimnya. Pembayaran tanah tersebut akan dibayar tiga kali lipat.

Dan dapatkah Elliana mewujudkan obsesinya tersebut agar memiliki seorang anak?


Komentar saya mengenai buku ini:
Buku ini mempunyai nyawa yang sangat bagus Andrei Aksana dapat membawa emosi si pembaca kedalam ceritanya. Banyak hal negatif memang yang tidak patut dicontoh dari tokoh Elliana karena ia memiliki pendidikan tinggi tetapi ia mempunyai moral yang sangat redah. Mungkin hal itu karena ia merasa mempunyai karier yang bagus, uang yang banyak sehingga ia berfikir dengan uang banyak ia dapat membayar semuanya dengan uang untuk menutupi kekurangan yang ia miliki agar ia menjadi sempurna.


Dan sang suami terlalu bodoh untuk selalu menuruti permainan jahat istrinya. Mungkin inilah yang disebabkan jika kedua suami dan istri memiliki kedudukan,jabatan karier yang sama. kedua-duanya sama sama dominan dan istri tidak menuruti suami tetapi suami yang harus mengikuti kemauan istrinya sebagai tanda cintanya kepada sang istri.


Kesimpulan dan hikmah yang saya ambil dari cerita ini adalah yang membedakan sesorang itu bukanlah dari status sosial atau pendidikannya yang tinggi tetapi dari bagaimana ia dapat menghargai dan memperlakukan orang lain yang lebih rendah. Hikmah yang kedua yang dapat saya ambil adalah  semakin kita menginginkan  kesempurnaan sebenarnya kita mengejar sesuatu yang tak mungkin kita dapatkan karena sejatinya kesempurnaan itu hanya milik Allah.



Salam 
Aku Membaca
banyak membaca banyak tahu ^_^

No comments:

Post a Comment