Tuesday, 2 November 2010

Creative Thinking

Berfikir kreatif atau bahasa kerennya adalah creative thinking sangat dibutuhkan sekali dalam dalam kehidupan kita baik dalam lingkungan kerja, lingkungan rumah dan di berbagai hal di dalam masyarakat. Selain berfikir positif creative thinking amatlah sangat berperan dan dapat mengubah segala sesuatu menjadi lebih berbeda dari khal layak pada umumnya misalnya dengan berfikir kreatif kita dapat menemukan ide-ide baru dalam menyelesaikan pekerjaan secara lebih mudah dan efektif, dengan berfikir kreatif kita dapat merubah cara lama dengan cara-cara baru yang sesuai dengan perkembangan zaman yang semakin terus maju dan berkembang.

berfikir krearif dapat menemukan orang-orang dengan kesuksesan yang diraihnya jauh lebih cepat dari pada orang-orang yang hanya berfikir positif dan pasif menerima perubahan-perubahan. Selain creative thinking kita juga membutuhkan change management dimana change management dapat kita lakukan untuk mendukung creative thinking tersebut misalnya pada dunia pendidikan sekolah melakukan perubahan cara belajar yang hanya didalam kelas menjadi diluar kelas atau diluar sekolah dengan mengunjungi objek-objek pembelajaran tersebut. Seperti misalnya pada pada saat materi kewirausahaan kita dapat mengunjungi pabrik atau home industry belajar bagaimana caranya suatu produk tersebut dibuat mulai dari bahan baku hingga barang jadi bahkan sampai bagaimana cara barang tersebut dipasarkan.

Cara belajar lama yang hanya membaca buku dan memindahkan jawaban dari otak ke kertas ujian dan hafalan itu sudah tidaklah relevan lagi diterapkan di bangku sekolah. Karena hal itu siapa saja bisa melakukan asal rajin membaca! Orang yang mendapatkan nilai ujian yang bagus di sekolah belum tentu ia mengerti (mungkin ia mengerti akan pelajaran yang diberikan oleh gurunya dikelas akan tetapi belum tentu ia memahami secara dalam /meresapi). Karena pelajaran dikelas merupakan pelajaran yang secara imaginer contohnya saja yang saya alami pada saat saya diberikan mata kuliah grafika yang materi pelajarannya adalah proses mencetak, mesin cetak dan hal-hal yang berhubungan dengan dunia percetakan. Karena terlalu sulit untuk menjelaskan pelajaran yang secara imaginer oleh karena itu dosen saya mengajak kami pergi ke percetakan untuk melihat proses dan macam-macam mesin cetak dan kamipun diajak berkunjung ke Indonesia printer.


Seharusnya pemerintah melakukan manajemen perubahan didalam dunia pendidikan misalnya tidak hanya kurikulum yang berbasis kompetensinya saja atau standar nilai yang tinggi setiap tahun. Tapi harus didukung juga oleh guru-guru yang berpengalaman, guru-guru fresh graduate, guru-guru yang berperan aktif dalam proses pengajaran sehingga efektif kreatif dan efisien. Siswa juga harus dituntut ikut serta dan aktif dalam forum diskusi kelas. Siswa juga harus dituntut untuk menerapkan ilmu yang didapat ke dunia real atau ilmu yang di dapat. Dapat digunakan untuk penelitian ilmiah atau karya tulis ilmiah. Sehingga siswa tahu betul ilmu yang didapat itu fungsinya untuk apa? Karena selama ini saya belajar di SMA meskipun tahu dan mengerti apa yang saya pelajari tapi ilmu yang saya dapatkan kurang dipahami dan diresapi secara betul fungsinya dalam dunia real. Sehingga ilmu yang saya dapatkan diwaktu SMA banyak yang sudah saya lupa. Lain halnya mungkin dengan sekolah SMK selain mendapatkan ilmu pelajaran biasa SMK juga mendapatkan keterampilan dari teori dan ilmu yang didapatnya sehingga siswa SMK lebih unggul dibanding SMA reguler yang hanya bisa memindahkan jawaban dari otak ke kertas ulangan yang bersifat hafalan!

No comments:

Post a Comment