Thursday, 17 September 2009

Life is choice

Mungkin kata ini sering banget kita dengar "life is choise" hidup adalah pilihan. Tapi banyak orang yang cuma mengerti arti tapi tidak mengerti makna yang sesungguhnya. Ya saya lebih setuju dengan istilah ini karena hidup ini adalah pilihan bukan menyaalahkan karena ini takdir Tuhan.

Tapi masih banyak saja orang yang selalu mengeluh dan menyalahkan karena ini takdir dan nasibnya misalkan:
"ahh dia kan pinter jelas aja juara umum "
"ah saya kan emang gak bakat dibidang olahraga"
"emang nasib saya selalu sial kalau ujian matematika"
"jelas aja dia jadi dokter orang ibu bapaknya dokter"

menurut saya semua itu salah banget karena takdir dan nasib manusia tidak ada yang bisa mengetahuinya karena semua rahasia Tuhan dan kita gak bisa nyalahkan takdir Tuhan karena hidup ini adalah pilihan. Anda yang sekarang adalah merupakan pilihan-pilihan anda dimasa lalu
jadi misalkan; anda mau malas belajar atau rajin belajar itu adalah pilihan. Jika anda malas tentu anda tidak akan mendapatkan juara umum disekolah dan jika anda rajin belajar maka anda bisa menjadi juara umum disekolah.

contoh lainnya misalkan saya bergaul dengan temen-temen saya yang mayoritas pada merokok saat hangout bareng. Saat ditawari rokok kadang saya bingung dan kadang gak enak untuk menolaknya. Akhirnya saya memutuskan untuk memilih menerima tawaran rokok tersebut akan tetapi lagi-lagi hidup ini adalah pilihan dan kembali lagi ke diri saya sendiri mau jadi perokok atau enggak??dan saya memilih untuk tidak mau jadi perokok dan itu yang saya pilih dalam hidup saya.

Jadi menurut saya semua yang ada sekarang janganlah kalian sedikit-dikit menyalahkan ini adalah nasib ini adalah takdir Tuhan yang kita sendiri sebenernya tidak tahu takdir itu. Sebenarnya Tuhan sudah memberi kalian pilihan-pilihan dalam hidup ini tinggal kalian yang memilih jalannya.

jika anda memilih A = anda akan menjadi X (A= rajin belajar , X=Pintar)
jika memilih B = anda akan menjadi S (B= malas belajar, S= Tidak pintar)
jadi hasil dari X dan S memang semua berdasarkan pilihan kita bukan karena salahnya takdir.

No comments:

Post a Comment