Saturday, 21 February 2009

pentingnya air bersih bagi masyarakat kota



Air adalah zat yang sangat penting bagi kehidupan semua mahluk yang berada di bumi. Sekitar 71 persen bumi mengandung air dan tubuh kita sendiri juga mengandung air sekitar 80 persen bahkan ada organ-organ tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80 persen misalnya otak memiliki komponen air sebanyak 90 persen sementara darah memiliki komponen air sebanyak 95 persen. Maka dari itu air adalah barang yang sangat berharga karena air memiliki kegunaan yang penting bagi kehidupan kita. Dewasa ini sangat disayangkan karena banyak masalah-masalah yang timbul akibat dari kurangnya air bersih. Bahkan ada disuatu daerah yang sulit akan air bersih dan mereka harus berjalan jauh untuk mendapatkan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


Semakin hari air bersih semakin langka dan banyak masalah yang timbul terutama di perkotaan seperti pencemaran-pencemaran lingkungan yang terjadi akibat tangan manusia misalnya pembuangan limbah yang mengandung Plastik, Deterjen, DDT, dan sebagainya sehingga mencemarkan air sungai. Selain itu masyarakat di perkotaan juga suka membuang sampah sembarangan bahkan mereka tidak ragu tanpa malu-malu untuk membuang sampah mereka ke sungai. Sehingga hal tersebut membuat aliran sungai menjadi mampet dan menimbulkan bau tak sedap. Maka apabila pada saat musim hujan banyak terjadi banjir. Belum lagi wabah penyakit yang timbul akibat banjir seperti Diare, Disentri, Demam Berdarah, Cacingan, Hepatitis A, Malaria dan kurangnya ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Sebenarnya alam sendiri dapat melakukan pemurnian air yang tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan cara pemurnian air tanah, pasir, bebatuan dan mikroorganisme yang berada di alam sekitar kita. Akan tetapi pencemaran yang terjadi sudah sangat parah sehingga alam tidak dapat mengembalikan kondisi air seperti semula.


Banyak penelitian yang dilakukan dinas kesehatan yakni bahwa kualitas air bersih terutama di kota Jakarta dan Surabaya memiliki kualitas air yang terparah dibanding kota-kota lain di Indonesia. Hal ini disebabkan karena rendahnya kualitas air baku dan banyaknya pencemaran-pencemaran yang terjadi. Disamping itu perumahan penduduk yang begitu padat juga membawa dampak terhadap kualitas air dan persediaan air karena banyaknya rumah-rumah yang mengambil air didalam tanah dengan menggunakan mesin air tetapi tidak menghemat pemakaiannya. Bayangkan jika setiap hari kita dapat menghemat satu liter saja perhari dikali tigapuluh hari dalam sebulan lalu di kalikan jumlah rumah-rumah penduduk di jakarta, berapa banyak air bersih yang sudah kita sia-siakan ? Sedangkan di daerah lain saudara-saudara kita kekurangan air bersih bahkan untuk mendapatkan air bersih saja mereka harus berjalan jauh, mengantri berjam-jam dan airnyapun di jatah hanya dua drigen untuk satu keluarga. Apakah dengan dua drigen air saja cukup untuk memenuhi kebutuhan satu keluarga untuk memasak, mencuci, mandi dan minum ? maka dari itu marilah dari sekarang kita menghemat penggunaan air misalnya pada saat kita menggosok gigi matikan keran westafel jangan biarkan air terbuang sia-sia begitu saja. Peran masyarakat juga sangatlah diperlukan untuk menjaga kualitas dan ketersediaan air bersih di masa yang akan datang. Hal yang dapat kita lakukan yang paling sederhana adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah atau limbah apapun ke sungai dan bagi pabrik-pabriki harus menyediakan instalasi Waste Water Treatment Plant untuk menetralkan limbah agar tidak mencemari lingkungan.

No comments:

Post a Comment